Search

Wamendag pada UK-Indonesia Economic Growth Partnership

  Dengarkan Berita Ini


Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti menjadi pembicara utama pada UK-Indonesia Economic Growth Partnership (EGP) yang berlangsung di Jakarta, Rabu (25 Feb).

Wamendag Roro menyampaikan bahwa EGP merupakan instrumen kerja sama yang praktis dan berorientasi masa depan. Kemitraan ini diharapkan memberi manfaat nyata dan terukur bagi dunia usaha, khususnya dalam pengembangan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Inggris.

EGP mencakup berbagai sektor prioritas, seperti perdagangan, jasa, investasi, penguatan rantai pasok, transisi hijau dan pembangunan berkelanjutan, infrastruktur dan transformasi energi, ekonomi digital dan inovasi, serta pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

Wamendag Roro menambahkan, para pelaku usaha dapat memanfaatkan fasilitas tarif preferensial melalui Developing Countries Trading Scheme (DCTS) untuk meningkatkan daya saing ekspor ke pasar Inggris.

Kegiatan dilanjutkan pertemuan bilateral dengan Menteri Inggris untuk Indo-Pasifik, Seema Malhotra dan Duta Besar Inggris Jakarta, Dominic Jermey. Pertemuan ini membahas perkembangan kerja sama perdagangan kedua negara, termasuk dinamika perdagangan global dan peluang penguatan kemitraan di kawasan Indo-Pasifik.

Pada kesempatan ini, Wamendag didampingi oleh Direktur Perundingan Perdagangan Jasa dan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik, Mochamad Rizalu Akbar dan Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor, Bayu Wicaksono.