Search

Pelepasan Ekspor Produk Keripik Pisang Kepok Keling Merek Archila ke Malaysia

  Dengarkan Berita Ini


Menteri Perdagangan, Budi Santoso melepas ekspor sembilan ton keripik pisang kepok merek Archila ke Malaysia senilai Rp270 juta yang berlangsung di Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara, Jumat, (27 Feb).

Mendag menyatakan, pelepasan ekspor ini membuktikan bahwa UMKM daerah memiliki daya saing dan kualitas yang mampu diterima pasar global. Hal ini diharapkan semakin banyak pelaku UMKM yang mengikuti jejak menembus pasar ekspor.

Mendag menambahkan, Kemendag menargetkan UMKM tidak hanya kuat di pasar domestik, tetapi juga mampu menembus pasar global. Baik UMKM besar, menengah, kecil, di kota maupun di desa, semuanya harus punya kesempatan yang sama untuk ekspor.

Kemendag menginisiasi UMKM Berani Inovasi Siap Adaptasi (BISA) Ekspor sebagai langkah strategis memperluas akses UMKM ke pasar internasional. Program ini dirancang untuk menjawab tantangan utama UMKM dalam menembus pasar global, yakni keterbatasan akses terhadap buyer mancanegara.

Selain melepas ekspor keriping pisang, Mendag juga meresmikan Pusat Konveksi Kota Tebing Tinggi di hari yang sama. Upaya ini untuk memperkuat industri lokal dan mendorong kemajuan UMKM. Mendag Busan menandatangani prasasti dalam peresmian tersebut.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatra Utara, Surya; Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi; Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag, Moga Simatupang; Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer, Miftah Farid; Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih; Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumatra Utara, Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh; Kapolres Tebing Tinggi, AKBP Rina Frillya; dan Kepala Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi, Anthony Nainggolan.