Search

Peluncuran “Cetak Biru Pengembangan SDM Perdagangan Menuju Indonesia Emas 2045” dan “Trade Corpu Kementerian Perdagangan

  Dengarkan Berita Ini


Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini; Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esty; Kepala Badan Kepegawaian, Zudan Arif Fakrulloh; dan Kepala Lembaga Administrasi Negara, Muhammad Taufiq Meluncurkan “Cetak Biru Pengembangan SDM Perdagangan Menuju Indonesia Emas 2045” dan “Trade Corporate University Kementerian Perdagangan (Trade CorpU) yang berlangsung di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu (2 Sep).

Mendag menegaskan, pembangunan sektor perdagangan nasional sangat membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten. Dalam hal ini, kompetensi aparatur sipil negara (ASN) di bidang perdagangan perlu terus ditingkatkan agar dapat terus memfasilitasi masyarakat dalam mengembangkan perdagangan Indonesia. Hal ini sangat penting untuk beradaptasi di tengah tantangan global.

Mendag menambahkan, Kemendag menyusun Cetak Biru Pengembangan SDM Perdagangan Menuju Indonesia Emas 2045 sebagai rencana induk sekaligus peta jalan pengembangan SDM perdagangan jangka panjang. Cetak biru ini diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 serta arah pembangunan nasional untuk mewujudkan SDM perdagangan yang profesional, kompeten, dan berdaya saing global.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, mengapresiasi peluncuran cetak biru dan Trade CorpU. Menurutnya, kedua instrumen tersebut menjadi fondasi penting dalam menyiapkan ASN perdagangan yang adaptif dan siap menghadapi perubahan global di masa depan (future ready). Cetak biru memberikan arah mengenai kompetensi dan kapabilitas SDM yang dibutuhkan, sementara Trade CorpU menjadi instrumen untuk mewujudkan kebutuhan tersebut melalui sistem pembelajaran yang terintegrasi.

Acara ini turut dihadiri oleh Inspektur Jenderal, Helmy Santika; Kepala BPSDMP, Djatmiko Bris Witjaksono; Dirjen PDN, Iqbal S. Shofwan; Dirjen PPI; Johni Martha; Dirjen PKTN, Moga Simatupang; Dirjen PEN, Fajarini Puntodewi; Kepala Bappebti, Tirta Karma Sanjaya; Kepala BK Perdag, Mardyana Listyowati; dan Para Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Kemendag.

,