Menteri Perdagangan, Budi Santoso melakukan konferensi pers penutupan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, pada Minggu (18 Okt).
Mendag Busan menyampaikan bahwa selama lima hari pelaksanaan TEI, potensi transaksi tercatat sebesar USD 22,94 miliar atau 31,1 persen melampaui target USD 17,5 miliar. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang terlibat, mulai dari eksportir, perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri, hingga para pemangku kepentingan.
Mendag Busan menambahkan, India mencatatkan nilai potensi transaksi terbesar, diikuti Belanda, Bangladesh, Uni Emirat Arab, dan Jepang. Adapun berdasarkan kategori produk, potensi transaksi terbesar berasal dari makanan dan minuman, perhiasan, produk kayu, produk pertanian, serta kertas.
TEI ke-41 diikuti 1.873 ekshibitor, melampaui target 1.500 perusahaan sebesar 24,9 persen. Pameran ini juga mencatat 9.600 buyer terdaftar dari 151 negara. Berdasarkan jumlah buyer, lima negara dengan partisipasi terbesar adalah India, Malaysia, Tiongkok, Arab Saudi, dan Taiwan. Sementara itu, jumlah pengunjung mencapai lebih dari 45.287 orang, meningkat 31,08 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Mendag Busan mengapresiasi kedutaan besar dan konsulat jenderal RI, perwakilan perdagangan RI, kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, serta pelaku usaha yang berkontribusi dalam penyelenggaraan TEI ke-41.