Search

Wamendag Tinjau Proses Produksi Batik Keris di Surakarta

  Dengarkan Berita Ini


Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti meninjau langsung proses produksi Batik Keris di Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (6 Nov). Kunjungan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan produksi dalam negeri sekaligus mengoptimalkan potensi ekspor produk batik Indonesia agar semakin berdaya saing di pasar global.

Wamendag Roro mengapresiasi Batik Keris yang tidak hanya berhasil membangun jaringan ritel di tingkat nasional, tetapi juga konsisten menjalankan program kaderisasi pembatik lintas generasi sebagai upaya melestarikan warisan budaya Indonesia.

Proses produksi Batik Keris tidak hanya mendukung keberlangsungan industri batik, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan ekonomi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja. Keterlibatan masyarakat sekitar dalam proses produksi tersebut turut memberikan peluang untuk memperoleh penghasilan.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus mendorong produk-produk unggulan dalam negeri, termasuk batik agar mampu menembus pasar global. Kemendag juga mengajak Batik Keris dan pelaku UMKM lainnya untuk dapat memanfaatkan peran Atase Perdagangan (Atdag) dan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) yang ada di luar negeri untuk menggali peluang dan memperluas akses ke pasar global.

Wamendag Roro juga mengunjungi Heritage Istana Batik Keris yang merupakan merupakan cerminan perjalanan panjang Batik Keris sejak 1920 sekaligus galeri historis Batik Keris.

Pada kesempatan ini, Wamendag didampingi oleh Plt. Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif, Deden Muhammad F.S.