Search

Dengarkan Berita Ini

Targetkan Ekspor 100 Kontainer ke Italia, Produsen Kopi Indonesia Amankan Kontrak Ekspor Baru

Roma, 8 April 2026 –  Produk kopi unggulan Indonesia kian memperkokoh posisinya di pasar global, khususnya di Italia. Hal ini ditandai dengan peresmian kontrak pengiriman antara PT ALKO Sumatra Kopi dan Best Coffee SRL dalam seremoni penandatanganan fisik di Roma pada 20 Maret 2026. Sebagai tindak lanjut kesepakatan tersebut, PT ALKO Sumatra Kopi dijadwalkan akan mengekspor 10 kontainer kopi ke Italia pada Mei mendatang.

Langkah ini merupakan bagian dari visi besar kedua perusahaan untuk mencapai target ekspor minimal 100 kontainer dalam satu tahun. Jika target tersebut terealisasi, potensi nilai perdagangan diproyeksikan menembus USD 15 juta atau sekitar Rp255 miliar.

Penandatanganan kontrak dilakukan oleh CEO PT ALKO Sumatra Kopi Suryono Salehan dan CEO Best Coffee SRL Emilio Galeandro. Momen ini disaksikan langsung oleh Duta Besar RI untuk Italia Prof. Dr. Junimart Girsang.

Turut hadir CEO PT ALKO Sumatra Kopi, yaitu Roberto Weddi Pakpahan dan Destyawan Adrian. Hadir pula tim Exclusive Marketing untuk Wilayah Italia Mery Krisma Sinaga dan Vittorio Zecchini. 

Atdag RI Roma Hesty Syntia Paramita Kusmanto mengungkapkan, kesepakatan kali ini merupakan kontrak lanjutan antara PT ALKO Sumatra Kopi dan Best Coffee SRL, sekaligus mencatatkan volume pemesanan terbesar dalam beberapa bulan terakhir. Syntia juga menyampaikan, kolaborasi ini sangat strategis untuk memperkuat promosi berkelanjutan dan memperluas penetrasi kopi Indonesia di segmen pasar premium Italia. Selain itu, Syntia menegaskan langkah ini semakin memperkokoh rantai distribusi kopi Indonesia ke Italia sebagai pasar utama kopi dunia.

“Melalui kontrak ini, PT ALKO Sumatra Kopi dan Best Coffee SRL menegaskan komitmen untuk mengembangkan pasar kopi Indonesia secara strategis, inovatif, dan berkelanjutan. Kerja sama ini tidak hanya mengedepankan kualitas dan diferensiasi produk, tetapi juga menjadi contoh praktik perdagangan global yang bertanggung jawab dan berorientasi pada prinsip keberlanjutan,” tambah Syntia.

Sebagai salah satu pasar kopi utama dunia dengan tradisi konsumsi yang kuat, Italia menerapkan standar kualitas yang sangat tinggi. Syntia mengatakan, tren peningkatan permintaan kopi specialty dan premium di Italia membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memperluas ekspor, sekaligus menjadikan Italia sebagai pintu masuk strategis ke pasar Uni Eropa.

PT ALKO Sumatra Kopi telah memenuhi berbagai standar internasional ketat, termasuk European Union Deforestation Regulation (EUDR), sertifikasi International Organization for Standardization (ISO), dan sertifikasi organik standar Uni Eropa yang memastikan kualitas, keberlanjutan, serta ketertelusuran produk secara digital dalam rantai pasok.

Sementara itu, CEO Suryono mengungkapkan, keberlanjutan kerja sama ini menandai peningkatan volume yang sangat signifikan dibanding kontrak-kontrak sebelumnya. “Hingga saat ini, PT ALKO Sumatra Kopi dan Best Coffee SRL telah menuntaskan empat kontrak awal dengan pengiriman bertahap antara 1 hingga 4 kontainer. Kontrak terbaru yang memuat komitmen target ekspor hingga 100 kontainer menjadi tonggak penting dalam memperbesar skala kemitraan mereka,” ungkap Suryono. 

Menurut Suryono, produk kopi yang diekspor akan menyasar para penikmat kopi premium di Italia. Kopi tersebut dipasok dari tiga wilayah unggulan, yaitu Sumatra, Jawa, dan Flores yang masing-masing memiliki karakteristik cita rasa dan metode produksi yang unik. 

“Varian yang dipasok mencakup kopi unggulan yang sudah diakui pasar Eropa, seperti kopi Dampit dari Jawa; kopi Lintong, Mandailing, dan Gayo dari Sumatra; serta robusta dari Flores. Karakteristik rasa dari daerah-daerah tersebut sangat sesuai dengan preferensi pasar Eropa, baik untuk racikan kopi ringan maupun espreso,” jelasnya.

CEO Best Coffee SRL Italia Emilio Galeandro menuturkan, kontak ini bukan sekadar transaksi komersial sederhana, melainkan investasi nyata Best Coffee SRL dalam membangun ekosistem yang melindungi martabat para produsen serta menjaga integritas bahan baku melalui sistem ketertelusuran digital yang canggih. 

“Melalui langkah ini, kami di Best Coffee SRL menegaskan peran kami sebagai jembatan antara inovasi pertanian Indonesia dan tuntutan ketat pasar global. Kami berkomitmen menghadirkan masa depan di mana keunggulan produk dan etika kerja dapat berjalan beriringan dalam keseimbangan yang sempurna,” tambah Emilio.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam memperluan jangkauan kopi Indonesia, Dubes Junimart Girsang memberikan Certificate of Appreciation kepada Best Coffee SRL usai seremoni berlangsung.

Sementara itu, tim pemasaran bertugas memperluas jaringan distribusi, membangun relasi dengan calon mitra dagang, serta memperkuat promosi kopi Indonesia secara menyeluruh di pasar Italia. Salah satu tim pemasaran PT ALKO Sumatra Kopi, Merry Krisma Sinaga menegaskan, fokus utama perusahaan adalah menjaga konsistensi produk untuk menembus standar tinggi pasar Eropa. “Kerja sama ini bukan sekadar peningkatan volume ekspor, tetapi juga tentang menjaga amanah dan kepercayaan. Kami berkomitmen memastikan kualitas dan kuantitas pasokan kopi Indonesia terpenuhi dengan konsisten. Ini adalah upaya kami memenuhi standar tinggi pasar Italia dan Eropa, serta menjaga reputasi dan nama baik Indonesia di pasar internasional melalui produk unggulan kopi nasional,” ujar Merry.

Pada Januari—Februari 2026, total perdagangan Indonesia dengan Italia mencapai USD 701,3 juta dan Indonesia mencatatkan surplus USD 164,8 juta. Sementara itu, pada 2025, total perdagangan kedua negara mencapai USD 4,59 miliar. Ekspor Indonesia ke Italia mencapai USD 2,83 miliar dan impor Indonesia dari Italia sebesar USD 1,76 miliar. Indonesia surplus 1,07 miliar. Ekspor utama Indonesia ke Italia meliputi besi dan baja, lemak dan minyak hewani atau nabati, berbagai produk kimia, alas kaki, serta bahan bakar mineral.

--selesai--

Sumber: Atase Perdagangan RI Roma
Disunting oleh Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Perdagangan

Bagikan di
| Unduh
Berita Perdagangan