Wamendag Roro Ajak HIPMI Jadi Mitra Strategis Ekspor Nasional pada Pelantikan HEC
Jakarta, 13 Februari 2026 – Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengajak Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan ekspor nasional. Menurutnya, HIPMI memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak lahirnya eksportir-eksportir muda yang tangguh dan berorientasi global.
Ajakan ini disampaikan Wamendag Roro saat memberikan sambutan dalam pelantikan Pengurus Badan Semi Otonom (Basnom) HIPMI Export Center (HEC) di Jakarta, Kamis (12/2). Turut mendampingi Wamendag Roro yaitu Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Arief Wibisono.
“Kita perlu berkolaborasi dan saling mendukung untuk menembus pasar internasional. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha, peluang ekspor dapat dimanfaatkan secara lebih optimal,” ujar Wamendag Roro.
Wamendag Roro menambahkan, pelantikan Pengurus Basnom HEC merupakan wujud nyata komitmen dunia usaha yang selaras dengan arah kebijakan pemerintah untuk mempercepat akselerasi ekspor dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Ia berharap, HEC dapat mengambil peran penting sebagai pusat pembinaan bagi pengusaha muda agar makin siap memasuki pasar ekspor.
Pada kesempatan ini, Wamendag Roro juga menyampaikan bahwa Kemendag telah memiliki sejumlah export center di berbagai daerah, antara lain Surabaya, Batam, Makassar, hingga Balikpapan. Melalui export center tersebut, Kemendag memfasilitasi pelaku usaha di daerah untuk meningkatkan kapasitas dan memperluas akses ke pasar ekspor.
Tidak hanya itu, Kemendag memiliki perwakilan perdagangan (perwadag) di 33 negara yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha Indonesia untuk terhubung dengan calon buyer di luar negeri. Melalui perwadag, risiko transaksi diharapkan dapat diminimalkan dan peluang keberhasilan ekspor dapat meningkat.
Dalam kesempatan tersebut, Wamendag Roro juga mengapresiasi keberanian para pengusaha muda dalam menghadapi tantangan dunia usaha. Ia menekankan pentingnya semangat pantang menyerah, inovasi, serta kerja sama antar pelaku usaha dan pemerintah. Dengan dukungan fasilitas Kemendag, jejaring internasional, serta pusat pembinaan seperti HEC, Wamendag Roro optimistis generasi muda dapat menjadi motor penggerak ekspor Indonesia.
Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Arief Wibisono yang hadir sebagai salah satu narasumber forum menambahkan bahwa perwakilan perdagangan berperan sebagai business agent pemerintah di luar negeri yang membantu promosi dan menjembatani kebutuhan buyer dengan pelaku usaha di dalam negeri.
Menurut Arief, pelaku usaha juga dapat memanfaatkan perwakilan perdagangan untuk memperoleh informasi pasar serta menindaklanjuti berbagai inquiry dari luar negeri guna meningkatkan peluang keberhasilan transaksi ekspor.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2025, kinerja perdagangan Indonesia mencatatkan surplus sebesar USD 41,05 miliar. Angka ini meningkat dibandingkan surplus perdagangan pada tahun sebelumnya yang mencapai USD 31,04 miliar.
Ditemui di lokasi acara, Ketua HEC Iffan Izzulhaq menekankan pentingnya peran pemerintah dalam mendorong pengembangan ekspor nasional, termasuk peran Kementerian Perdagangan sebagai pintu akses bagi pelaku usaha Indonesia ke pasar global. Ia menambahkan, HEC berperan sebagai penggerak kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha agar berjalan sinergis. Izzul menegaskan, dukungan Wamendag Roro dan kementerian terkait diharapkan mampu membimbing HEC agar makin maju dan efektif dalam memperluas peluang ekspor bagi pelaku usaha muda.
--selesai--
N. M. Kusuma Dewi
Kepala Biro Hubungan Masyarakat
Kementerian Perdagangan
Email:
pusathumas@kemendag.go.id
Arief Wibisono
Sekretaris
Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional
Kementerian Perdagangan
Email:
arief.wibisono@kemendag.go.id