Search

Dengarkan Berita Ini

Pertemuan Konsultasi ke-23 AEM-India: Indonesia Dukung Penyelesaian AITIGA Reviu di 2026

Pasay City, 23 September 2026 – Indonesia mendukung penyelesaian perundingan reviu ASEAN-India Trade Agreement (AITIGA) pada 2026. Selain itu, Indonesia mendukung penyelesaian Tinjauan AITIGA secara tepat waktu agar perjanjian tersebut menjadi lebih efektif, ramah pengguna, dan mampu memfasilitasi perdagangan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri pada Pertemuan Konsultasi ke-23 Para Menteri Ekonomi ASEAN dengan India di Pasay City, Filipina, Selasa (22/9). Selain itu, pertemuan juga diikuti oleh pelaku usaha yang tergabung dalam Dewan Bisnis ASEAN-India (ASEAN-India Business Council/AIBC).

“Ke depan, kami mendorong ASEAN dan India untuk fokus memperkuat perdagangan dan investasi, meningkatkan ketahanan rantai pasok, serta mendorong partisipasi dunia usaha dan UMKM dalam rantai nilai regional,” ungkap Wamendag Roro selaku Alternate AEM yang didampingi Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Johni Martha dan Direktur Perundingan ASEAN, Nugraheni Prasetya Hastuti.

Dalam agenda yang digelar pada rangkaian Pertemuan AEM ke-58 ini, Wamendag Roro menyatakan, Indonesia mencatat rekomendasi yang disampaikan oleh Dewan Bisnis ASEAN-India dan mengakui peran penting sektor swasta dalam memperkuat kerja sama perdagangan dan ekonomi antara ASEAN dan India.

Wamendag Roro juga menyambut baik usulan pelaku usaha, termasuk Dasbor Implementasi dan Pemantauan AITIGA, Proyek Percontohan Perdagangan Digital ASEAN Single Window (ASW)-India, Fasilitasi UKM ASEAN-India, Forum Fasilitasi Investasi, Kemitraan Rantai Pasok, dan Kerangka Kerja Mobilitas Bisnis.

“Inisiatif-inisiatif seperti ini penting untuk mewujudkan kerja sama ekonomi kita menjadi manfaat nyata bagi dunia usaha, seperti prosedur perdagangan yang lebih efisien, akses pasar yang lebih luas, biaya bisnis yang lebih rendah, serta kondisi bisnis yang lebih dapat diprediksi,” ucap Wamendag Roro.

Indonesia, papar Wamendag Roro, memandang penting proses peninjauan AITIGA yang sedang berlangsung sebagai peluang untuk mengakomodasi aspirasi pelaku usaha dan menjadikan perjanjian ini lebih bersifat memfasilitasi, mengurangi hambatan perdagangan, ramah bisnis, serta responsif terhadap kebutuhan bisnis yang terus berkembang, sekaligus menciptakan peluang perdagangan dan investasi yang lebih besar antara ASEAN dan India.

Wamendag Roro juga mendorong pelaku usaha untuk lebih mengoptimalkan pemanfaatan peluang yang tersedia dalam kerangka AITIGA. “Pemanfaatan AITIGA secara lebih optimal akan membantu dunia usaha memperoleh manfaat dari perjanjian tersebut sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi kawasan,” pungkas Wamendag Roro.

Sementara itu, Delegasi India yang dipimpin oleh Nitin Kumar Yadav, Additional Secretary, Department of Commerce, menyampaikan dukungan terhadap penyelesaian reviu AITIGA secara tepat waktu, serta mendorong ASEAN dan India untuk menyelesaikan berbagai isu substantif yang masih belum mencapai kesepakatan bersama.

--selesai--

Bagikan di
| Unduh
Siaran Pers DITJENPPI