Search

Dengarkan Berita Ini

Perkuat Daya Saing UMKM, Kemendag Solidkan Sinergi Lintas Instansi Lewat Partisipasi pada Karya Kreatif Indonesia 2026

Jakarta, 20 Agustus 2026 – Kementerian Perdagangan tidak henti memperkuat kolaborasi strategis dengan berbagai pihak, salah satunya Bank Indonesia (BI), dalam mendorong pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar berdaya saing tinggi serta mampu menembus pasar internasional. Sinergi ini diwujudkan salah satunya melalui partisipasi Kemendag pada gelaran tahunan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026.

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri hadir langsung pada Pembukaan Karya Kreatif Indonesia 2026 yang dilaksanakan di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Kamis (20/8). Kegiatan ini dibuka secara simbolik dengan penabuhan gendang Aceh oleh Wamendag Roro bersama Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming; Pejabat Gubernur Sementara BI, Destry Damayanti; Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi; Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana; Menteri Koperasi, Ferry Juliantono; Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya; dan Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu.

Wamendag Roro menilai, KKI merupakan etalase promosi yang sangat strategis bagi UMKM, terutama sektor fesyen, wastra, dan aksesori untuk menunjukkan pesonanya bagi pasar yang lebih luas. “KKI bukan sekadar pameran, melainkan panggung produk-produk kebanggaan dari lintas daerah di Indonesia. Melalui produk yang berkualitas dan inovatif, KKI terbukti mendongkrak jumlah pengunjung sekaligus nilai transaksi perdagangan dan mendorong peningkatan konsumsi produk dalam negeri,” ujar Wamendag Roro.

Dengan mengusung tema "Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing”, Bank Indonesia selaku penggagas acara secara intensional menjadikan KKI sebagai wadah sinergi lintas sektor untuk memperkuat daya saing, akses pembiayaan, digitalisasi, dan perluasan akses pasar UMKM. “Kami berkolaborasi dengan 27 kementerian dan lembaga serta 34 mitra strategis. Kegiatan ini juga didukung dan dihadiri oleh duta besar negara sahabat, perwakilan kementerian/lembaga terkait, asosiasi, perbankan, dan para pelaku usaha,” tutur Destry.

Menurut Destry, penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci, yaitu Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing. Bangkit mencerminkan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi berbagai tantangan, baik secara finansial maupun pasca-terjadinya bencana alam; Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan; dan Berdaya Saing diwujudkan melalui inovasi produk dan perluasan akses pasar domestik maupun ekspor.

Secara historis, Kementerian Perdagangan telah berpartisipasi sebanyak 11 kali dalam pameran Karya Kreatif Indonesia sejak pertama kali ajang ini diinisiasi BI. Kolaborasi Kemendag dan BI juga membentang luas di berbagai pameran strategis lainnya, seperti pada Pangan Nusa Expo 2025 melalui fasilitasi UMKM pangan kemasan binaan BI. Pada tahun ini, Kemendag kembali mendorong BI untuk memperkuat sinergi pada gelaran Pangan Nusa Expo 2026 yang akan dilangsungkan bersamaan dengan Trade Expo Indonesia di ICE BSD City, Tangerang, pada 14–18 Oktober mendatang.

Lebih lanjut, Wamendag menjelaskan bahwa kolaborasi teknis yang mendalam juga terlihat dalam proses seleksi KKI tahun ini. Perwakilan dari Indonesia Design Development Center (IDDC) di bawah Direktorat Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif, Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag, bertindak sebagai bagian dari tim kurator ahli yang dihadirkan BI. Masing-masing Kantor Perwakilan BI (KPw BI) di seluruh daerah mengirimkan minimal lima produk unggulan untuk dikurasi langsung oleh tim ahli dalam dua sesi terpisah, yaitu sektor makanan dan minuman serta sektor kriya dan dekorasi rumah.

Sinergi Kemendag dan BI tidak berhenti pada tahap seleksi. Pasca-kurasi, UMKM mendapatkan pendampingan berkelanjutan melalui Klinik Desain IDDC untuk menyempurnakan desain produk dan kemasan. “Selain dari IDDC, hadirnya Kemendag secara konkret juga dapat dilihat dari fasilitasi business matching yang secara konsisten dilakukan. Atase Perdagangan dan ITPC yang tersebar di 33 negara secara proaktif memberikan informasi mengenai pasar di negara tertentu sehingga sebelum ekspor, para pelaku usaha dapat memastikan produknya bisa terjangkau dan sesuai dengan preferensi pasar negara yang dituju,” jelas Wamendag Roro.

Usai rangkaian acara pembukaan, Wamendag Roro dengan balutan kain songket Aceh berkeliling menyapa dan berinteraksi dengan para pelaku UMKM. Pada gelaran KKI tahun ini, Kemendag menghadirkan tenan yang diisi oleh dua UMKM unggulan binaan Direktorat Pemasaran Produk Dalam Negeri (P2DN) di bawah Ditjen Perdagangan Dalam Negeri (PDN) yang telah lolos proses kurasi ketat, yaitu Adia Lavani dan Zante Bag. Kehadiran mereka melambangkan komitmen nyata Kemendag dalam memfasilitasi promosi produk lokal berkualitas superior.

Susy Darmayanti, founder Zante menyatakan rasa bangganya karena turut serta pada perhelatan KKI 2026. Ia mengaku sangat senang menjadi UMKM yang terpilih dari Kemendag dan bisa menampilkan budaya anyaman Nusantara serta pemanfaatan limbah kulit secara estetik melalui ragam produk tas Zante. Kesan serupa diungkapkan oleh Jeff Manzini selaku co-founder dari Adia Lavani. “Kami senang sekali terus mendapatkan dukungan nyata dari Kemendag. Keikutsertaan Adia Lavani pada KKI ini kami harapkan berdampak baik untuk kian memopulerkan produk kami yang konsisten mengusung dan menerapkan fesyen yang ramah lingkungan,” tandas Jeff.

Kemendag terus menegaskan komitmennya untuk melindungi serta memperkuat daya saing produk UMKM di dalam negeri. Kemendag memastikan produk UMKM memperoleh visibilitas, prioritas rekomendasi, dan promosi yang optimal di platform digital. “Melalui kombinasi penguatan kualitas produk di hilir, fasilitasi B2B dengan ritel besar, perlindungan pasar digital, dan akses perluasan pameran seperti KKI, Kemendag optimistis UMKM Indonesia mampu menjadi raja di negeri sendiri sekaligus pemain tangguh di pasar global,” tutup Wamendag Roro.


Bagikan di
| Unduh
Siaran Pers