Search

Dengarkan Berita Ini

Mendag Busan Dorong UMKM Yogyakarta Perluas Pasar Ekspor

Yogyakarta, 24 Juli 2026 – Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Yogyakarta untuk terus memperluas jangkauan pasar ekspor. Para pelaku usaha, termasuk UMKM, dapat memanfaatkan berbagai program peningkatan ekspor yang dimiliki Kemendag.

Mendag Busan menyampaikan hal tersebut pada Kamis, (23/7) usai mengunjungi tiga UMKM di Yogyakarta dan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Mendag Busan usai menghadiri konferensi kakao internasional “The 9th Indonesia Internasional Cocoa Conference” sebagai pembicara kunci di hari yang sama.

“Para pelaku usaha, termasuk UMKM, dapat memanfaatkan program Kemendag seperti penjajakan bisnis (business matching), pameran internasional, misi dagang, hingga program peningkatan kapasitas. Kami ingin lebih banyak pelaku usaha menjajaki pasar luar negeri dan menjadi eksportir,” kata Mendag Busan pascakunjungan.

UMKM pertama yang dikunjungi Mendag Busan adalah Coklat nDalem, produsen cokelat lokal yang berdiri sejak 2013. UMKM ini fokus mengembangkan produk coklat artisan yang mengangkat cita rasa khas Nusantara. Coklat nDalem memberdayakan petani kakao lokal melalui kemitraan dan penerapan prinsip ketertelusuran (traceability).

Coklat nDalem juga menjadi salah satu produk yang lolos kurasi Product Placement Pilihan Busan Periode 3 Tahun 2025. Melalui program ini, Mendag Busan menyeleksi produk-produk unggulan dari UMKM dan dipajang di ruang kerjanya. Produk-produk tersebut kemudian diperkenalkan kepada tamu dari dalam maupun luar negeri untuk meningkatkan visibilitas produk UMKM yang berkualitas.

Kunjungan dilanjutkan ke Base Artisan, UMKM yang memproduksi tas dan produk gaya hidup buatan tangan berbasis bahan alami seperti rotan, kulit dan serat alam lainnya. Base Artisan telah mengekspor produknya secara kontinu ke Jepang sejak 2015 dengan dua buyer tetap di Fukuoka dan Tokyo, serta ekspor secara rutin ke Kanada.

Aktivitas produksi Base Artisan juga memberdayakan lebih dari 100 perajin lokal di Jepara, Jawa Tengah dan 20 tenaga kerja di rumah produksi (workshop), sehingga turut menciptakan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Selain itu, Base Artisan berhasil lolos kurasi Product Placement Pilihan Busan Periode 1 Tahun 2026.

Mendag Busan turut mengundang para pelaku UMKM di Yogyakarta untuk ikut serta dalam pameran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41. Pameran ini akan digelar pada 14—18 Oktober 2026 mendatang di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten.

“Kemendag mengajak pelaku UMKM berdaya saing untuk ikut serta dalam TEI ke-41. Pameran ini akan membantu pelaku usaha untuk bertemu langsung dengan calon buyer dari luar negeri. Kesempatan ini akan membuka peluang pasar ekspor yang lebih luas,” ujar Mendag Busan.

Kunjungan ketiga adalah ke perajin perak Sweda. Pelaku usaha ini telah merambah ekspor hingga ke Amerika Serikat (AS) dengan permintaan untuk berbagai produk perhiasan dan dekorasi kendaraan berbahan perak berkualitas tinggi. “Produk perhiasan perak kami 90 persen diekspor ke AS dan 10 persennya untuk lokal. Pembelinya rata-rata anak muda. Sementara itu, aksesori mobil kami ekspor seluruhnya ke AS,” kata pendiri Sweda, Syahrizal Anwar.

Mendag Busan mengundang para pelaku UMKM untuk memanfaatkan jaringan Perwakilan Perdagangan (Perwadag) RI di 33 negara akreditasi. Melalui strategi ini, Kemendag berusaha mendorong UMKM eksportir yang telah konsisten mengekspor untuk semakin memperluas pasarnya. Melalui komunikasi dengan Perwadag RI, para UMKM dapat mencari pasar di negara yang potensial untuk dijajaki lebih jauh.

“Kami memiliki 46 perwakilan perdagangan RI di 33 negara akreditasi. Pelaku usaha dan UMKM bisa berkomunikasi dengan perwakilan kami, dan nanti bisa kami bantu carikan buyer. Melalui cara ini, UMKM yang sudah merambah pasar ekspor akan semakin berpeluang memperluas pasar ekspornya,” pungkas Mendag Busan.

--selesai--

Bagikan di
| Unduh
Siaran Pers DITJENPEN