Search

Dengarkan Berita Ini

Manja Indra Perasa di Island Specialty Pangan Nusa

Kabupaten Tangerang, 16 Oktober 2026 – Relaksasi dari wangi kopi tidak pernah ingkar janji. Begitu juga rasa damai saat menggenggam erat cangkir teh hangat. Atau nyamannya cokelat cair yang enggan turun ke kerongkongan. Pun rasa ragu di hadapan rasa jamu yang akhirnya ditenggak juga.

Stimulasi indra penciuman dan indra perasa seperti ini dapat ditemui di area Island Specialty Pangan Nusa Expo 2026. Kementerian Perdagangan mempersiapkan area khusus tersebut untuk mengenal lebih dekat ragam produk minuman Indonesia secara interaktif. Island Specialty terletak di Hall 1 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten pada 14–18 Oktober 2026.

Daya tarik utama Island Specialty adalah interaktivitasnya yang memungkinkan pengunjung pameran untuk menyaksikan langsung proses penyeduhan dan penyajian minuman. Ada empat jenama lokal unggulan di Island Specialty, yaitu Sila Tea, Kopi Bajawa, Suwe Ora Jamu, dan Pipiltin Cokelat. Keempatnya menjadi bukti nyata kekuatan produk minuman Indonesia di pasar domestik.

Formasi ini juga menunjukkan besarnya potensi kuliner Nusantara untuk menembus pasar global. Sila Tea, merek teh artisan asal Bogor, menghadirkan ragam varian teh dan herbal yang dikombinasikan menjadi produk bernilai tambah. Keunggulan produk tersebut menjadi daya pikat bagi buyer internasional. Sila Tea pun berhasil merealisasikan kesepakatan ekspor pada Pangan Nusa Expo 2026.

Direktur Operasional dan Bisnis PT Sila Spices Nusantara, Redha Ardias, mengapresiasi Kementerian Perdagangan yang telah memfasilitasi promosi teh artisan Indonesia ke mancanegara hingga menghasilkan kesepakatan ekspor. “Tahun ini menjadi momen pecah telur bagi kami melalui penandatanganan kesepakatan ekspor dengan buyer dari Malaysia. Selain itu, produk teh artisan kami yang menyasar segmen kebugaran serta pasar hotel, restoran, dan kafe (horeka) juga diminati calon buyer dari Australia dan Timur Tengah,” ungkap Redha.

Ajang Pangan Nusa Expo 2026 juga menjadi panggung pengenalan kopi lokal berkualitas tinggi. Kali ini, merek Kopi Bajawa memanfaatkan momentum Pangan Nusa Expo 2026 untuk memperkenalkan kopi khas Flores Bajawa kepada pasar yang lebih luas.

“Kali ini merupakan pengalaman pertama kami di Pangan Nusa Expo 2026. Kami dapat memberikan edukasi dan pengalaman rasa kepada para pelanggan maupun buyer baru yang ingin mengenal karakteristik kopi Indonesia, khususnya kopi Flores Bajawa. Kami sangat berharap partisipasi ini menjadi awal bagi perluasan jangkauan produk kami,” ungkap Pelatih Operasional Kopi Bajawa, Ita.

Tak kalah menarik, Suwe Ora Jamu dan Pipiltin Cokelat turut melengkapi arena dengan mengenalkan inovasi minuman olahan jamu tradisional dan cokelat asli Nusantara yang dikemas modern sesuai selera pasar masa kini.

Perwakilan Pemasaran Pipiltin Cokelat, Ari Pradhana, menyampaikan, partisipasi kali ini merupakan pengalaman pertamanya di Pangan Nusa Expo 2026. “Kami berterima kasih kepada Kementerian Perdagangan atas fasilitasinya di Pangan Nusa Expo 2026. Melalui kesempatan ini, kami belajar banyak hal baru sekaligus bertemu langsung dengan buyer internasional untuk memperkuat jangkauan ekspor Pipiltin Cokelat,” ungkap Ari.

Lebih dari sekadar menyeruput minuman, Island Specialty membuka ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan keunggulan produk secara langsung kepada calon konsumen maupun mitra bisnis internasional. Melalui Pangan Nusa Expo 2026, produk minuman lokal terbukti memiliki ruang untuk terus berinovasi, meningkatkan nilai tambah, dan berkibar di pasar global.

“Konsep ini kami harap dapat meningkatkan daya tarik Pangan Nusa Expo 2026. Khususnya, bagi pengunjung yang mencari pengalaman kuliner dengan cerita di balik produk lokal Indonesia,” ungkap Menteri Perdagangan Budi Santoso menanggapi keberadaan Island Specialty

Bagikan di
| Unduh
Siaran Pers