Kemendag Dorong Produk Mamin Indonesia Tembus Pasar Global Melalui Indonesia F&B Trade Promotion Forum
Jakarta, 11 Agustus 2026 – Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri menegaskan pentingnya penguatan daya saing produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia agar mampu bersaing di pasar internasional. Menurutnya, sektor mamin tidak hanya menjadi pilar penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional, tapi juga menjadi garda terdepan dalam memperkuat daya saing dan citra produk Indonesia di pasar global.
Hal tersebut disampaikannya dalam acara Indonesia Food & Beverage Trade Promotion Forum di Jakarta, Selasa (11/8). Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Perdagangan dan SIAL Network ini mengangkat tema ‘Indonesia F&B Go Global: Seberapa Jauh Kita Bisa?’ dan dihadiri perwakilan asosiasi, pelaku usaha, dan kementerian/lembaga terkait.
“Pada 2025, nilai pasar produk mamin dunia menembus USD 512 miliar dengan tren pertumbuhan rata-rata mencapai 7 persen per tahun dalam lima tahun terakhir. Angka ini mencerminkan betapa besarnya potensi dan peluang ekspor bagi produk-produk mamin unggulan tanah air. Masih terdapat ruang evaluasi dan ekspansi yang sangat luas untuk terus meningkatkan daya saing di kancah Internasional,” urai Wamendag Roro.
Sedangkan di tahun yang sama, nilai ekspor makanan olahan Indonesia mencatatkan angka sebesar USD 6,25 miliar. Capaian ini menempatkan Indonesia pada peringkat keempat di ASEAN, berada di bawah Thailand (USD 17,69 miliar), Vietnam (USD 8,89 miliar), dan Singapura (USD 6,5 miliar).
Lebih lanjut, Wamendag Roro menilai masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dihadapi, khususnya oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), antara lain pemenuhan standar mutu internasional, sertifikasi keamanan pangan, ketentuan pelabelan, pengemasan, akses pembiayaan, serta pemanfaatan teknologi.
Oleh karena itu, Kementerian Perdagangan berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem ekspor nasional secara holistik. Langkah konkret ini ditempuh melalui pendampingan peningkatan kualitas produk, penyederhanaan layanan dan birokrasi ekspor, perluasan akses pasar bilateral maupun multidimensional, hingga penguatan kolaborasi strategis bersama dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan.
“Keberhasilan ekspor Indonesia tidak hanya ditentukan besarnya potensi yang dimiliki, tetapi juga oleh keberanian untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas, dan memperluas kerja sama. Kami berharap makin banyak pelaku usaha Indonesia yang siap melangkah ke pasar global dan menjadikan produk Indonesia sebagai pilihan utama konsumen dunia,” imbuh Wamendag Roro.
Dalam forum ini juga diselenggarakan panel diskusi yang menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai kementerian dan lembaga, yaitu Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi; Kepala Departemen Ekonomi Keuangan Inklusif dan Hijau Bank Indonesia, Anastuty Kusumowardhani; Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman; Sekretaris Direktorat Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian, Yulia Astuti; serta Managing Director SIAL Network ASEAN & India, Henry Tan.
Dirjen PEN, Fajarini Puntodewi mengharapkan, forum ini tidak hanya menjadi ajang bertukar gagasan, tapi juga menjadi wadah untuk membangun kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, dan mitra internasional. “Pasar produk makanan olahan tetap ada dan terus tumbuh tinggi sehingga perlu kolaborasi bersama untuk meningkatkan daya saing,” ujarnya.
Salah satu peserta acara yang merupakan perwakilan PT HNF Alam Sejahtera, Ahmad Hanifa menyatakan, kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi para pelaku ekspor. Salah satu manfaatnya, dengan mengikuti acara ini, dirinya dapat mengetahui berbagai informasi terkini seputar pameran di dalam maupun luar negeri.
Selain itu, acara ini juga menjadi ajang berjejaring dengan sesama pelaku ekspor serta instansi pemerintah terkait. "Saat ini, kami telah melakukan ekspor ke Yunani, Prancis, Jerman, dan Spanyol. Semoga dengan mengikuti acara ini, kami dapat memperluas ekspansi pasar kami ke benua-benua lain di luar Eropa," pungkasnya.
--selesai--
Ni Made Kusuma Dewi
Kepala Biro Hubungan Masyarakat
Kementerian Perdagangan
Email:
pusathumas@kemendag.go.id
Miftah Farid
Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer
Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional
Kementerian Perdagangan
Email:
miftah.farid@kemendag.go.id