Search

Dengarkan Berita Ini

Kemendag dan OIBA Jepang Jajaki Kemitraan, Buka Jalur Ekspor Teknologi Pertanian dan Produk Industri

Jakarta, 13 Februari 2026 – Kementerian Perdagangan RI menjajaki peluang peningkatan ekspor ke Jepang melalui jalur kerja sama bisnis lintas sektor. Sektor yang akan dikolaborasikan mencakup teknologi pertanian, manufaktur, hingga industri komponen. Skema ini akan memberi Indonesia peluang untuk memperkuat kerja sama teknologi dengan Negeri Sakura.

Peluang tersebut mengemuka dalam pertemuan perwakilan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kemendag dengan delegasi bisnis Jepang, yaitu Okayama International Business Association (OIBA). Pertemuan berlangsung di Kantor Kemendag Jakarta, pada Senin, (9/2).

Direktur Jenderal PEN Kemendag Fajarini Puntodewi menekankan, kerja sama bisnis lintas sektor ini membuka peluang investasi, transfer teknologi, serta penguatan kapasitas pelaku usaha nasional. Ia memandang positif inisiatif tersebut sebagai upaya Kemendag untuk semakin mendorong kemitraan Indonesia-Jepang di luar perdagangan barang.

“Melalui pertemuan ini, kami ingin memastikan kerja sama Indonesia-Jepang berkembang lebih strategis. Upaya ini termasuk untuk mendukung peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berorientasi ekspor melalui kolaborasi teknologi dan penguatan rantai pasok global,” ujar Puntodewi.

Puntodewi menambahkan, sektor teknologi pertanian menjadi salah satu fokus kerja sama potensialnya. Hal itu sejalan dengan agenda penguatan ketahanan pangan nasional. Menurutnya, kolaborasi mesin dan teknologi pertanian berpotensi menciptakan nilai tambah dua arah. Terlebih, para pelaku usaha Okayama membawa pengalaman dan teknologi unggul yang dapat diadopsi pelaku usaha lokal.

Sementara itu, Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor Kemendag Bayu Wicaksono Putro menggambarkan pertemuan ini sebagai peluang penjajakan kolaborasi bisnis lintas sektor. “Pertumbuhan ekonomi Indonesia dan kinerja perdagangan Indonesia-Jepang pada 2025 menunjukkan daya saing produk Indonesia di pasar Jepang terus menguat. Hal ini dapat membuka ruang kolaborasi yang semakin luas,” ujar Bayu.

Dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,11 persen pada 2025, posisi Indonesia sebagai mitra dagang menjadi semakin kompetitif di pasar global, termasuk di Jepang. Pada periode yang sama, neraca perdagangan Indonesia terhadap Jepang mencatat surplus sebesar USD 3,14 miliar.

Untuk menyelami potensi yang ditawarkan Indonesia, Kemendag memperkenalkan Inaexport ke delegasi OIBA. Inaexport merupakan platform resmi yang menghubungkan eksportir Indonesia dengan pembeli internasional. Dapat diakses melalui tautan https://inaexport.id.

“Inaexport menjadi instrumen strategis untuk mempertemukan eksportir Indonesia dengan buyer global secara lebih efektif dan transparan. Kami mendorong pelaku usaha Jepang juga memanfaatkan platform ini untuk menjajaki kemitraan bisnis dengan para pelaku usaha lokal kita,” ujar Bayu.

Delegasi OIBA terdiri atas pelaku usaha dari berbagai sektor seperti manufaktur, komponen otomotif, agrikultur, makanan, teknologi, keuangan, dan jasa. Dalam pertemuan tersebut, pimpinan delegasi OIBA Sadari Kato menyampaikan minat untuk menjajaki kerja sama teknologi pertanian serta sektor industri potensial lainnya. OIBA juga menyatakan ketertarikan untuk mengidentifikasi produk unggulan Indonesia dan mitra bisnis berstandar kualitas tinggi yang mampu memenuhi kebutuhan pasar Jepang.

“Kami melihat Indonesia sebagai mitra yang sangat penting di Asia Tenggara dengan pasar besar dan pertumbuhan ekonomi yang stabil. Kami tertarik memperluas kerja sama, khususnya di bidang teknologi pertanian,” ujar Kato.

Kemendag pun mengundang OIBA untuk berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang akan diselenggarakan pada 14–18 Oktober 2026 mendatang. Memasuki penyelenggaraannya yang ke-40, TEI diharapkan dapat menjadi momentum strategis untuk memperluas jejaring bisnis Indonesia-Jepang.

--selesai--

Informasi lebih lanjut hubungi:

Ni Made Kusuma Dewi
Kepala Biro Hubungan Masyarakat
Kementerian Perdagangan
Email: pusathumas@kemendag.go.id

Bayu Wicaksono Putro
Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor
Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional
Kementerian Perdagangan
Email: dit.p2ie@kemendag.go.id

Bagikan di
| Unduh
Siaran Pers DITJENPEN