Search

Dengarkan Berita Ini

Kemendag Anugerahkan Campuspreneur Award, Apresiasi Capaian Transaksi Wirausaha Muda

Kemendag Anugerahkan Campuspreneur Award,
Apresiasi Capaian Transaksi Wirausaha Muda

Kabupaten Tangerang, 19 Oktober 2026 – Kementerian Perdagangan mengapresiasi wirausaha muda berprestasi melalui Campuspreneur Award 2026 pada Minggu, (18/10) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. Penghargaan ini diberikan kepada peserta Campuspreneur dengan capaian transaksi tertinggi selama pameran Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 pada 14—18 Oktober 2026. Pada partisipasi perdananya di TEI, 25 pelaku usaha binaan dari 20 perguruan tinggi berhasil membukukan potensi transaksi USD 24,57 juta.

“Pada tahun pertama, kami beri kesempatan kepada pelaku usaha kampus yang sudah siap untuk mengikuti pameran TEI. Kami siapkan booth khusus Program Campuspreneur dan telah terpilih 25 pelaku usaha binaan dari 20 perguruan tinggi. Dari booth Campuspreneur tersebut, tercatat potensi transaksi sebesar USD 24,57 juta. Capaian ini dari civitas academica termasuk anak-anak kita, para mahasiswa,” ungkap Mendag Busan.

Kelima peserta Campuspreneur penerima penghargaan adalah Futra Export/PT Pustaka Dagang Nusantara dan PT Cau Coklat Internasional dari BINUS University, Worldwise dari Telkom University, serta Sangreat Natural dan Bienature Farm dari IPB University.

Mendag Busan menegaskan, Program Campuspreneur merupakan salah satu upaya Kemendag mempersiapkan generasi muda menjadi wirausaha berorientasi ekspor. Melalui program tersebut, mahasiswa mendapatkan pendampingan usaha secara menyeluruh mulai dari pelatihan hingga fasilitasi akses pasar internasional.

TEI ke-41 pun menjadi kesempatan bagi pelaku usaha binaan perguruan tinggi untuk mengimplementasikan hasil pendampingan tersebut. Kemendag menyediakan stan khusus Campuspreneur pada TEI ke-41, sebuah pameran dagang internasional, untuk melihat peluang pasar global dan memanfaatkannya.

“Kami ingin ekspor dipersiapkan dengan baik. Melalui Program Campuspreneur, kami ingin para mahasiswa belajar sejak awal cara menjadi wirausaha dan eksportir. Kemendag memberikan pelatihan, kemudian pada tahap selanjutnya dapat kami carikan buyer. Jadi, ada kerja sama dari hulu ke hilir yang melibatkan perguruan tinggi,” ujar Mendag Busan.

“Kemendag juga berkomitmen memperkuat pendampingan agar potensi transaksi yang diperoleh selama TEI 2026 dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama perdagangan yang berkelanjutan dan berkontribusi terhadap peningkatan ekspor nasional,” kata Mendag Busan.

Penguatan kolaborasi tersebut juga diwujudkan melalui Seminar Campuspreneur bertajuk “Startconnect – Local to Global Hub: Diseminasi dan Konsultasi Pasar Ekspor” pada Jumat (16/10) di ICE BSD City sebagai rangkaian TEI ke-41. Dalam kegiatan tersebut, Kemendag turut menandatangani kesepakatan bersama dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan President University untuk memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi di bidang perdagangan.

Pendiri Futra Export, Steven Magnus, menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan BINUS University meraih peringkat pertama Campuspreneur Award. Sebagai salah satu pelaku usaha binaan BINUS University, Futra Export turut berkontribusi terhadap capaian potensi transaksi tersebut.

“Tentunya setelah menerima penghargaan Campuspreneur Award, kami sangat senang bisa menjadi nomor satu dalam rangkaian acara yang dibuat oleh Campuspreneur. Saya berharap melalui program ini, Campuspreneur bisa menjadi wadah bagi para Binusian yang ingin produknya menuju pasar ekspor. Target BINUS juga sama, yaitu mendukung mahasiswa agar bisa menjadi seorang entrepreneur,” pungkas Steven.
--selesai--
Bagikan di
| Unduh
Siaran Pers