Jaga Tren Positif Ekonomi, Kemendag Tekankan Perlunya Penguatan Sektor Kewirausahaan
Tangerang, 13 Februari 2026 - Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan, perekonomian Indonesia sepanjang 2025 menunjukkan kinerja yang tetap solid dengan pertumbuhan sebesar 5,11 persen. Untuk mempertahankannya, dukungan terhadap sektor kewirausahaan perlu terus ditingkatkan.
Hal tersebut disampaikannya dalam pembukaan Info Franchise Business Concept (IFBC) Expo 2026. Kegiatan yang diselenggarakan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) ini digelar di Tangerang, Banten, Jumat (13/2).
"Saat ini, rasio kewirausahaan Indonesia adalah 3,29 persen dari total angkatan kerja. Untuk menjadi negara maju, kita harus meningkatkan rasio tersebut minimal 10—12 persen. Oleh karena itu, perluasan kesempatan berusaha menjadi agenda penting, dan waralaba merupakan model bisnis yang efektif dalam mempercepat lahirnya wirausaha baru karena bersifat terstandardisasi dan mudah direplikasi," jelas Wamendag Roro.
Wamendag Roro menjelaskan bahwa pemerintah menyambut baik penyelenggaraan IFBC Expo 2026 yang sejalan dengan program pengamanan pasar dalam negeri dan meningkatkan semangat kewirausahaan. Pameran ini diharapkan dapat membuka peluang bisnis baru, menciptakan lapangan kerja, serta melahirkan pewaralaba lokal yang berdaya saing.
"Kami mengajak pelaku usaha waralaba untuk tidak hanya menguasai pasar domestik, tetapi juga berani go global dengan memanfaatkan dukungan 25 Atase Perdagangan dan Konsulat Dagang serta 19 Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) yang dimiliki pemerintah," terangnya.
Wamendag Roro memaparkan, melalui program UMKM BISA (Berani Inovasi, Siap Adaptasi) Ekspor, Kementerian Perdagangan juga terus memfasilitasi perluasan akses pasar global. Sepanjang 2025, Kementerian Perdagangan telah menyelenggarakan 622 sesi penjajakan bisnis (business matching) yang menghasilkan nilai transaksi ekspor sebesar USD 134,87 juta. Kementerian Perdagangan selalu siap memberikan pendampingan dan fasilitasi kepada seluruh pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya.
"Tantangan global menanti di depan mata. Mari bersama-sama kita gunakan tantangan ini untuk memperkuat ekonomi nasional. Semoga pameran IFBC 2026 menjadi wadah yang baik untuk mengembangkan usaha, membangun kemitraan, menciptakan peluang baru, dan mendorong lahirnya pengusaha baru demi masa depan Indonesia yang lebih baik," tegas Wamendag Roro.
Pemilik Lumpia Semarang Oma Juwita yang merupakan salah satu peserta pameran, Cendrawati menyambut baik penyelenggaraan IFBC Expo 2026. Menurutnya, kegiatan ini memberikan banyak wawasan baru yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usahanya. "Di samping itu, dengan mengikuti pameran ini, kami mengharapkan produk kami dapat dikenal lebih luas lagi, utamanya melalui para pengunjung pameran yang datang dari banyak daerah di Indonesia," pungkasnya.