Search

Dengarkan Berita Ini

Gelar Jejaring Bisnis dengan Kedubes Enam Negara Mitra, Kemendag Terus Dorong Perluasan Pasar Ekspor

Jakarta, 15 Maret 2026 – Kementerian Perdagangan pada Kamis, (12/3) menggelar jejaring bisnis (business networking) bagi pelaku usaha Indonesia dengan calon pembeli dari enam negara mitra. Pertemuan tersebut menghadirkan empat pelaku usaha dalam negeri dengan perwakilan kedutaan besar Rusia, Thailand, Kamboja, India, Nigeria, dan Kenya. Business networking digelar di Ruang Permanent Trade Exhibition Kemendag, Jakarta.

Menurut Direktur Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi, pertemuan ini berperan strategis dalam memperluas jejaring pasar internasional sekaligus menjajaki lebih dalam peluang kerja sama ekspor bagi produk-produk unggulan Indonesia.

“Melalui business networking, Kemendag terus berupaya membuka pasar baru dan memperkuat konektivitas pelaku usaha Indonesia dengan berbagai mitra internasional. Kami berkomitmen untuk terus memperkuat promosi dan fasilitasi ekspor agar pelaku usaha nasional semakin kompetitif serta mampu memperluas penetrasi produk Indonesia,” ujar Puntodewi.

Dalam business networking, keempat perusahaan Indonesia mempresentasikan produk-produk mereka yang telah memenuhi standar global. Pertama, PT Sinar Harapan Plastik, menampilkan berbagai mainan edukatif, sepeda roda tiga, serta mobil mainan berbahan plastik yang dirancang untuk mendukung pengembangan kreativitas anak. Selanjutnya, PT Prioritas Jaya Indonesia memamerkan produk perawatan kulit, tubuh, rambut, hingga parfum lokal berbasis bahan alami bersertifikasi Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang juga telah memenuhi standar Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB).

Perwakilan PT Prioritas Jaya Indonesia, Rizal, menyampaikan, business networking Kemendag menjadi kesempatan berharga bagi perusahaannya untuk memperkenalkan produk kecantikan Indonesia berbasis bahan alami kepada mitra internasional. “Kegiatan ini cukup berkesan karena menjadi batu loncatan dalam memperkenalkan produk kami kepada buyer yang diwakili kedutaan besar negara sahabat,” ungkap Rizal.

Kemudian, CV Wimi Fu International asal Purwokerto menampilkan koleksi fesyen muslim berkualitas tinggi, termasuk hijab, selendang (scarf), dan kain batik berbahan katun, sutra, serta wol. Selain itu, PT Herbatama Indo Perkasa mempromosikan produk obat tradisional, suplemen, dan madu kesehatan yang telah menjangkau pasar internasional seperti kawasan ASEAN, Rusia, Nigeria, hingga Amerika Serikat.

Export Manager PT Herbatama Indo Perkasa, Herry Wibowo, turut mengapresiasi fasilitasi yang diberikan Kemendag untuk memperluas jejaring pemasaran produk Indonesia melalui business networking. Menurutnya, pertemuan ini memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk saling berbagi informasi sekaligus memperkenalkan produk secara langsung kepada calon mitra internasional. Terlebih lagi, keberadaan Permanent Trade Exhibition di kantor Kemendag telah memberi etalase untuk meningkatkan eksposur calon pembeli yang membutuhkan produk berkualitas dari Indonesia.

“Acara ini sangat bagus sekali sebagai wadah untuk berbagi informasi. Terima kasih kepada Kemendag yang telah menjembatani dan mempertemukan para pelaku usaha di tempat ini. Kami sangat terbantu dengan fasilitas etalase, sehingga ketika ada pembeli atau perwakilan negara sahabat yang berkunjung, mereka dapat melihat langsung produk kami,” ujar Herry.

--selesai--


Bagikan di
| Unduh
Siaran Pers