Apresiasi Kinerja Ekspor, Mendag Busan Serahkan 50 Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta 2026
Kabupaten Tangerang, 14 Oktober 2026 – Menteri Perdagangan Budi Santoso hari ini, Rabu, (14/10) menyerahkan Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta 2026 kepada 50 eksportir berprestasi dan mitra dagang Indonesia di luar negeri. Penghargaan-penghargaan tersebut ia serahkan dalam seremoni pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 dan TEI Night di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten pada hari yang sama. Mendag Busan mengatakan, penghargaan Primaniyarta dan Primaduta 2026 menjadi bentuk apresiasi pemerintah kepada peran “dua sisi mata uang” eksportir dan mitra dagang.
“Indonesia mencatatkan kinerja ekspor yang baik berkat peran eksportir dan mitra dagang yang bagai dua sisi mata uang. Pertama, eksportir gigih menghadirkan produk berdaya saing; kedua, mitra dagang loyal dan terus percaya pada produk-produk Indonesia. Kami mengapresiasi kontribusi keduanya dan semoga makin banyak pelaku usaha yang terinspirasi untuk memperkuat ekspor Indonesia,” kata Mendag Busan.
Pada Agustus 2026, neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus sebesar USD 3,55 miliar. Nilai tersebut menguat drastis dibandingkan dengan surplus Juli 2026 yang sebesar USD 0,12 miliar. Penguatan itu terutama disebabkan oleh surplus sektor nonmigas sebesar USD 6,09 miliar di tengah defisit sektor migas USD 2,54 miliar. Surplus pada Agustus 2026 juga berkontribusi terhadap surplus kumulatif Januari—Agustus 2026 yang mencapai USD 7,25 miliar. Surplus kumulatif tersebut terdiri atas surplus nonmigas USD 28,54 miliar dan defisit migas USD 21,29 miliar.
Penghargaan Tertinggi
Primaniyarta merupakan penghargaan tertinggi dari Pemerintah RI kepada para eksportir yang konsisten meningkatkan ekspor nasional. Primaniyarta juga diberikan kepada kepala daerah yang aktif memajukan ekspor melalui berbagai inisiatif seperti memperkenalkan merek produk lokal dalam kegiatan promosi, membuka peluang pasar baru, serta menginspirasi pelaku ekspor lainnya.
Penghargaan Primaniyarta 2026 dianugerahkan kepada 20 penerima yang terbagi dalam 8 kategori. Terdapat satu kategori khusus, yaitu Eksportir Pemanfaat FTA. Penghargaan kategori ini diberikan untuk mengapresiasi eksportir yang konsisten meningkatkan ekspor Indonesia melalui pemanfaatan perjanjian-perjanjian perdagangan bebas (Free Trade Agreement/FTA).
Salah satu penerima Penghargaan Primaniyarta Kategori Eksportir Pasar Prospektif adalah Direktur CV Spice Solution Indonesia, Daniel Ferri Sutanto. Ia menyampaikan, penghargaan yang diterimanya menjadi motivasi untuk terus meningkatkan ekspor dan memperluas jangkauan ke pasar internasional. Saat ini, perusahaannya telah mengekspor produk Indonesia ke sekitar 30 negara, termasuk sejumlah pasar nontradisional seperti Spanyol, Portugal, Argentina, dan negara-negara di Eropa Timur.
“Primaniyarta merupakan penghargaan yang sangat bergengsi bagi eksportir dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan ekspor. Ke depan, kami berharap dapat membuka pasar ekspor yang lebih luas. Kami juga berharap pemerintah terus memberikan kesempatan bagi eksportir, termasuk UMKM, untuk bertemu dengan buyer baru sehingga peluang ekspor produk Indonesia semakin terbuka,” ujar Daniel.
Sementara itu, Primaduta merupakan penghargaan dari Pemerintah RI kepada para mitra dagang yang telah menjalin hubungan dagang berkelanjutan dengan eksportir Indonesia. Primaduta diberikan kepada buyer mancanegara yang konsisten dan loyal membeli produk Indonesia dengan tren pembelian yang terus meningkat. Primaduta juga diberikan kepada perwakilan Indonesia di luar negeri yang aktif memperluas akses pasar ekspor Indonesia dan meningkatkan kinerja ekspor nonmigas nasional.
“Kepercayaan para mitra dagang merupakan modal penting bagi Indonesia untuk terus memperkuat posisi di pasar global. Kami mengapresiasi para pembeli mancanegara yang telah menjadikan produk Indonesia sebagai pilihan dan berharap hubungan perdagangan ini dapat terus berkembang serta memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ungkap Mendag Busan.
Penghargaan Primaduta 2026 dianugerahkan kepada 30 penerima yang terbagi dalam 8 kategori. Terdapat kategori khusus, yaitu Indonesia Export Strategic Partner Award. Kategori ini diberikan kepada para buyer atau importir yang meningkatkan ekspor nonmigas Indonesia ke negara-negara yang sudah memiliki atau sedang dalam proses perjanjian perdagangan dengan Indonesia.
Salah satu penerima Penghargaan Primaduta Kategori Promotor Produk Indonesia adalah Country Head TPI Importaciones Mexico, Sulianto. Ia menyampaikan, penghargaan Primaduta yang diperolehnya menjadi dorongan untuk terus meningkatkan pembelian produk Indonesia.
“Kami berharap pembelian produk dari Indonesia dapat terus meningkat sehingga usaha kami di Meksiko dan perusahaan prinsipal kami di Indonesia dapat berkembang bersama. Peningkatan pembelian tersebut tidak hanya memberikan manfaat bagi usaha kami di Meksiko, tetapi juga bagi industri di Indonesia,” ujar Sulianto.
--selesai--