Search

Wamendag Pastikan Harga Kebutuhan Pokok dan Pasokan di Solo Terkendali

  Dengarkan Berita Ini

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengunjungi Pasar Nusukan, Solo.(MI/Widjajadi)

WAKIL Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri memastikan harga kebutuhan pokok di Kota Solo masih terkendali dan pasokan tersedia. Kepastian itu disampaikan setelah meninjau kondisi Pasar Nusukan, Solo, Sabtu (5/9).

Dalam peninjauan tersebut, Dyah Roro didampingi Wali Kota Solo Respati Ardi. Keduanya berkeliling pasar dan berdialog dengan sejumlah pedagang untuk memantau perkembangan harga serta ketersediaan bahan pokok.

Sejumlah komoditas yang menjadi perhatian dalam pemantauan antara lain telur, cabai, bawang, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya. Di tengah aktivitas pemantauan, masyarakat tetap melakukan transaksi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dyah Roro mengatakan pemantauan pasar merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar serta harga tetap berada dalam kondisi yang terkendali.

“Pemantauan pasar menjadi bukti hadirnya negara atau pemerintah untuk memastikan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok terkendali dan aman. Ini menjadi kewajiban Kementerian Perdagangan untuk terus mengecek pasar dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah,” kata Dyah Roro usai melakukan peninjauan.

Menurut dia, sejumlah komoditas memang mengalami kenaikan harga. Namun, kenaikan tersebut masih berada dalam batas wajar dan belum menimbulkan gejolak di masyarakat.

Salah satu komoditas yang masih menjadi perhatian pemerintah adalah cabai rawit. Pemerintah akan terus memantau perkembangan harga komoditas tersebut untuk mencegah kenaikan yang dapat membebani masyarakat.

Dyah Roro menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan, stabilitas harga, daya beli masyarakat, dan pengendalian inflasi. Menurutnya, kondisi harga pangan di daerah menjadi salah satu indikator penting dalam melihat perkembangan ekonomi.

“Kita berharap inflasi di Solo tetap terkendali. Tadi Mas Wali Kota sudah menceritakan kepada saya memang sedang ada peningkatan. Tetapi yang penting harus tetap dikendalikan,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan Pemerintah Kota Solo melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) secara rutin memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar.

Pemantauan dilakukan setiap Senin dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan harga dan pasokan bahan pangan tetap stabil.

“Pemantauan dilakukan secara rutin dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan kondisi harga di pasar tetap terkendali. Jika terjadi kenaikan harga atau gangguan pasokan, kami segera melakukan intervensi pasar,” kata Respati.

Selain memantau harga dan pasokan, Pemkot Solo juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk mengantisipasi praktik penimbunan bahan pokok.

Menurut Respati, pengawasan diperlukan untuk memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan kondisi pasar dengan menimbun barang dan memicu kelangkaan. Praktik tersebut dikhawatirkan dapat mendorong kenaikan harga secara tidak wajar.

Pemerintah pusat dan daerah, kata dia, akan terus memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas harga pangan. Langkah itu diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi di Kota Solo. (E-2)

Penulis:  Widjajadi

** Tulisan ini berasal dari tautan berikut ini. (mediaindonesia.com)

  • Share