Search

Gudang SRG di Pidie Aceh Tampung 2.300 Ton Beras Bulog untuk Februari-Maret 2026

  Dengarkan Berita Ini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso melaporkan, berdasarkan pantauannya langsung, gudang Sistem Resi Gudang (SRG) di Kabupaten Pidie, Aceh saat ini menampung beras Bulog sebanyak 2.300 ton untuk mendukung program bantuan pangan periode Februari–Maret 2026.

“Gudang-gudang SRG saat ini dimanfaatkan Bulog yang membutuhkan dukungan infrastruktur penyimpanan yang memadai. SRG telah menjadi bagian penting dalam memperkuat cadangan pangan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (23/2/2026).

Selain Pidie, lanjutnya, Aceh juga memiliki gudang SRG yang dimanfaatkan untuk menyimpan komoditas beras Bulog, yaitu di Pidie Jaya sebanyak 1.817 ton dan Bireuen sebanyak 1.394 ton. 

Menurut Budi, optimalisasi ini menunjukkan bahwa SRG dapat berfungsi sebagai manajemen stok untuk mengatur ketersediaan dan distribusi bahan pangan.

Ia menambahkan, pemanfaatan SRG akan dilakukan secara berkelanjutan dalam siklus pengelolaan cadangan beras.

“Setelah stok tersalurkan, gudang akan diisi kembali dari panen 2026. Artinya, SRG menjadi bagian dari sistem pengelolaan cadangan pangan yang berkesinambungan,” ujar Budi.

Lebih lanjut, ia juga mendorong agar gudang-gudang SRG dapat dimanfaatkan Bulog untuk menyimpan komoditas pangan seperti gabah, beras, dan jagung. Menurut Budi, sinergi ini menjadi bukti optimalisasi pemanfaatan gudang SRG dalam strategi penguatan cadangan pangan guna mendukung swasembada pangan.

Untuk diketahui, Gudang SRG Kabupaten Pidie dibangun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) Kementerian Perdagangan Tahun Anggaran 2010 dan telah memperoleh persetujuan menjadi gudang SRG dari Bappebti.

Gudang ini dikelola Koperasi Jasa Beumakmu dan dimanfaatkan untuk penyimpanan beras yang mendukung program swasembada pangan Bulog.

Penulis: Chelsea Anastasia

** Tulisan ini berasal dari tautan berikut ini. (kontan.co.id)

  • Share