Search

Dengarkan Berita Ini

Minat Pasar AS Tinggi, Produk Perabotan Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp182,74 M di Chicago

Chicago, 18 Maret 2026 – Produk perabotan rumah tangga Indonesia berhasil mencatatkan potensi transaksi sebesar USD 11,07 juta atau sekitar Rp182,74 miliar pada pameran The Inspired Home Show (IHS) 2026 pada 10–12 Maret 2026 di McCormick Place, Chicago, Amerika Serikat (AS).

Selama tiga hari pelaksanaan pameran, Paviliun Indonesia mendapatkan lebih dari 100 buyer potensial. Paviliun Indonesia berhasil menarik buyer dari AS sekaligus dari berbagai negara lain, seperti Tiongkok, Hong Kong, India, Jepang, Mauritius, Selandia Baru, Spanyol, dan Brasil.

Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Chicago Dhonny Yudho Kusuma mengatakan, keterlibatan Indonesia pada IHS membuka kesempatan besar bagi produk Indonesia, khususnya produk perabotan rumah tangga Indonesia di pasar AS.

“Partisipasi Indonesia dalam IHS 2026 membuka kesempatan besar bagi produk perabotan rumah tangga Indonesia untuk lebih dikenal di pasar AS. Dengan potensi transaksi yang mencapai USD 11,07 juta, kami optimistis pelaku usaha Indonesia memiliki peluang untuk memperluas jaringan bisnis dan meningkatkan ekspor ke pasar AS,” ujar Dhonny.

Dhonny menambahkan, produk-produk Indonesia mendapat respons positif pengunjung karena keunikannya dan masih jarangnya produk-produk ini ditemukan di pasar AS. “Produk Indonesia unik dan belum banyak tersedia di pasar AS sehingga menarik perhatian para pengunjung dan membuka peluang kerja sama bisnis dengan sejumlah calon pembeli,” kata Dhonny.

Hadirnya produk-produk Indonesia pada IHS 2026 merupakan hasil kolaborasi antara ITPC Chicago dan Konsulat Jenderal RI (KJRI) Chicago. Tampilnya produk-produk Indonesia menjadi wujud nyata dukungan pemerintah terhadap perluasan produk Indonesia di pasar AS.

Menurut Konsul Jenderal RI di Chicago Trisari Dyah Paramita, keikutsertaan Indonesia pada IHS 2026 mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendorong peningkatan hubungan bilateral di bidang ekonomi serta peningkatan penetrasi produk Indonesia di pasar AS.

“Kami optimistis produk-produk peralatan rumah tangga (houseware) dan dekorasi rumah Indonesia mampu bersaing di pasar global melalui keunggulan desain, kualitas, dan berorientasi pada prinsip keberlanjutan,” ujar Trisari.

The Inspired Home Show merupakan salah satu pameran perabotan rumah tangga terbesar di AS yang telah diadakan selama 80 tahun. IHS 2026 menampilkan lebih dari 2.000 jenama dari berbagai negara, termasuk Tiongkok, Turki, India, dan Brasil.

Tahun ini, Paviliun Indonesia menampilkan enam perusahaan, yakni Aksata Rattan dengan produk kerajinan rotan; Canela Home Decorative dengan produk dekorasi rumah (home decor) berbahan kayu, logam, rotan, dan tanah liat; PT CMN Internasional Indonesia dengan produk rumah tangga berbahan plastik; PT Inspira Furnexindo dengan produk peralatan makan berbahan kayu; Tanteri Bali dengan produk kerajinan periuk (stoneware); serta Tourd'Horizon dengan produk kerajinan replika.

Ikut serta untuk kedelapan kalinya, Indonesia berhasil meraih catatan potensi transaksi sebesar Rp182,74 miliar pada IHS 2026, naik dibandingkan keikutsertaan sebelumnya pada 2024 yang sebesar Rp133,19 miliar. Sejumlah produk yang paling diminati, yakni peralatan makan dari kayu, produk dekorasi, dan produk rotan. Naiknya catatan potensi transaksi menunjukkan tingginya minat pasar global terhadap produk perabotan Indonesia.

Direktur Aksata Rattan, Vladimir Dicky, mengapresiasi dukungan ITPC dan KJRI Chicago kepada usahanya. Ia mengungkapkan bahwa keikutsertaannya pada IHS 2026 memberinya peluang transaksi dengan para buyer besar. “Partisipasi pada pameran ini layak dilanjutkan karena membuahkan sejumlah potensi transaksi dari buyer besar. Pameran ini juga membantu kami membangun jaringan bisnis baru serta memahami lebih dalam preferensi pasar AS,” ungkap Vladimir.

ITPC Chicago dan KJRI Chicago berkomitmen untuk terus memperkuat promosi produk Indonesia ke pasar global dan melakukan pendekatan kepada distributor, importir, jaringan ritel, serta platform niaga elektronik (e-commerce) di wilayah Midwest dan sekitarnya.

Sekilas Perdagangan Indonesia-AS

Berdasarkan data Global Trade Atlas – S&P Global, nilai ekspor produk perabotan rumah tangga dari Indonesia ke AS pada 2025 tercatat sebesar USD 11,49 miliar. Nilai tersebut meningkat 44,92 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar USD 7,92 miliar. Ekspor Indonesia untuk kategori tersebut didominasi produk elektronik rumah tangga, furnitur, kayu, kertas, dan plastik. Kenaikan nilai ekspor dari Indonesia ke AS ini menunjukkan bahwa pasar AS memiliki potensi besar untuk produk Indonesia, termasuk produk perabotan rumah tangga.

Sementara itu, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diolah oleh Kemendag, total perdagangan Indonesia dengan AS pada 2025 tercatat sebesar USD 43,80 miliar dengan ekspor Indonesia ke AS sebesar USD 30,96 miliar dan impor Indonesia dari AS sebesar USD 12,85 miliar. Indonesia mencatatkan surplus sebesar USD 18,11 miliar.

--selesai--

Sumber: Indonesia Trade Promotion Center Chicago

Disunting oleh Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Perdagangan


Bagikan di
| Unduh
Berita Perdagangan