“KDEI Taipei Goes to Campus 2026” Konsisten Promosikan Indonesia ke Pelajar Taiwan
Taipei, 20 Mei 2026 – Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei terus berupaya meningkatkan promosi pariwisata dan budaya Indonesia di mata masyarakat Taiwan. Tahun ini, promosi tersebut kembali menyasar generasi muda di lingkungan akademik melalui rangkaian kegiatan “KDEI Taipei Goes to Campus 2026.” Kepala KDEI Taipei, Arif Sulistiyo, mengungkapkan kegiatan tersebut sebagai upaya promosi terpadu yang mengekspose budaya, pariwisata, dan berbagai peluang kerja sama Indonesia-Taiwan.
“Melalui program KDEI Taipei Goes to Campus 2026, KDEI Taipei ingin masyarakat Taiwan, khususnya generasi muda, dapat melihat lebih lengkap keanekaragaman budaya dan keindahan wisata Indonesia. Kami harap, upaya ini membuat lebih banyak masyarakat Taiwan tertarik dengan Indonesia dan berencana untuk mengunjungi Indonesia di kemudian hari,” ujar Arif.
Arif mengatakan, promosi budaya dan wisata di mata masyarakat Taipei akan dapat mendorong peningkatan wisatawan dan pengenalan produk indonesia. Sepanjang 2025, jumlah wisatawan Taiwan ke Indonesia mencapai 204.704 orang, meningkat 11,65 persen dibandingkan 2024. Taiwan konsisten di peringkat 20 teratas asal wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia.
Arif juga mengatakan, promosi terpadu ini memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang memiliki kekayaan budaya, destinasi wisata kelas dunia, masyarakat yang ramah, serta potensi kerja sama yang luas di berbagai bidang. Promosi melalui KDEI Taipei Goes to Campus 2026 ini juga akan semakin memperkuat citra positif Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan.
“Rangkaian kegiatan KDEI Taipei Goes To Campus 2026 konsisten memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia, destinasi wisata unggulan, seni tradisional, kuliner khas Nusantara, serta potensi hubungan people-to-people antara masyarakat Indonesia dan Taiwan. Antusiasme mahasiswa dan pelajar Taiwan terlihat dari tingginya partisipasi peserta dalam sesi interaktif, pengenalan budaya, hingga pengalaman mencicipi makanan khas Indonesia,” kata Arif.
Sepanjang semester pertama 2026, promosi telah dilaksanakan di sejumlah institusi pendidikan di Taiwan. Pertama, saat kunjungan ke National Taichung University of Science and Technology (NTCUST) Taichung pada 6 Mei 2026. Kemudian, saat menerima kunjungan Stella Matutina Girls High School Taichung pada 8 Mei 2026 di Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei. Selain itu, saat berkolaborasi dengan Indonesian Student Association (ISA) National Chengchi University (NCCU) dalam “World Food 2026” pada 12—14 Mei 2026.
Pada kegiatan di NTCUST Taichung, KDEI Taipei memperkenalkan tradisi dan budaya Nusantara, destinasi wisata unggulan, hingga perkembangan ekonomi kreatif yang mendukung sektor pariwisata Indonesia. Mayoritas peserta yang hadir merupakan mahasiswa tingkat tiga dan empat. Dari kegiatan tersebut, didapati sebagian mahasiswa Taiwan masih memiliki gambaran terbatas tentang Indonesia, khususnya di sektor pariwisata dan budaya. Temuan ini menjadi dorongan bagi KDEI Taipei untuk terus memperkuat promosi Indonesia di lingkungan pendidikan Taiwan.
Sementara itu, saat Stella Matutina Girls High School Taichung berkunjung ke kantor KDEI Taipei, promosi Indonesia berlangsung meriah dan interaktif. Para siswa memperoleh pemaparan mengenai keberagaman budaya Indonesia, destinasi wisata unggulan, serta kekayaan tradisi tarian dan alat musik tradisional Indonesia. Turut digelar sesi demonstrasi alat musik angklung serta sesi menari bersama diiringi lagu “Maumere”. Kemudian, digelar snack-testing makanan tradisional Indonesia yang dicicipi para siswi.
“Wajik ini sangat enak. Perpaduan rasa manis dari gula merah dan gurih santannya membuat rasanya unik dan menarik,” ujar Dolores, salah satu siswi Stella Matutina Girls High School Taichung yang menjadi salah satu peserta kunjungan, saat menikmati wajik di kantor KDEI Taipei.
Kemudian, kolaborasi bersama ISA NCCU dalam kegiatan “World Food 2026” turut menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan budaya dan kuliner Indonesia kepada komunitas internasional di Taiwan. Berbagai makanan khas Indonesia mendapat sambutan positif dan menjadi daya tarik, memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang kaya budaya dan keramahan. KDEI Taipei juga melakukan survei minat berwisata ke Indonesia.
Menanggapi komitmen mendorong citra positif Indonesia di generasi muda Taiwan, Arif mengapresiasi antusiasme berbagai institusi pendidikan di Taiwan yang terus membuka ruang kolaborasi budaya bersama Indonesia. Menurutnya, kegiatan promosi berbasis kampus dan sekolah menjadi sarana penting dalam membangun pemahaman lintas budaya sekaligus memperkuat hubungan masyarakat kedua pihak.
“Promosi budaya dan pariwisata melalui institusi pendidikan menjadi strategi efektif dalam menjangkau generasi muda internasional. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat hubungan persahabatan Indonesia dan Taiwan melalui interaksi antarmasyarakat,” pungkas Arif.
“KDEI Taipei Goes to Campus 2026” merupakan kelanjutan dari program promosi ke kampus sebelumnya, yaitu “KDEI Taipei Goes to Campus” yang digelar sepanjang 2025. Dua kegiatan ini membawa semangat yang sama, yaitu memperkenalkan Indonesia kepada generasi muda Taiwan.
--selesai--
Sumber: Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia Taipei
Disunting oleh Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Perdagangan