Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri menghadiri Pertemuan Konsultasi ke-10 ASEAN-Hong Kong, China yang berlangsung di Pasay City, Filipina, Minggu (20 Sep).
Wamendag Roro menyampaikan, Indonesia menekankan pentingnya memperkuat kerja sama ekonomi ASEAN–Hong Kong, China, khususnya melalui pendalaman hubungan perdagangan dan investasi, serta peningkatan ketahanan rantai pasok regional.
Wamendag juga menyatakan bahwa Indonesia memandang Protokol Pertama untuk Mengubah ASEAN–Hong Kong, China, Free Trade Agreement (AHKFTA) sebagai langkah penting untuk meningkatkan implementasi perjanjian tersebut, khususnya terkait rules of origin (ketentuan asal barang) untuk memfasilitasi perdagangan bagi para pelaku usaha kita.
Terkait hal tersebut, Indonesia telah menyerahkan instrumen full powers dan Menteri Perdagangan RI siap untuk menandatangani protokol tersebut.
Sebelumnya, Wamendag Roro turut menyaksikan penandatanganan ASEAN–Hong Kong, China, Investment Agreement.
Pada kesempatan tersebut, Wamendag Roro didampingi oleh Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional, Johni Martha dan Direktur Perundingan ASEAN, Nugraheni Prasetya Hastuti.