Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti menjadi narasumber dalam wawancara CNBC Indonesia sekaligus menyerahkan penghargaan pada acara Road to Award CNBC Indonesia Awards – Best Beauty and Clinic di Studio CNBC Indonesia, Jakarta, Rabu (28 Okt).
Wamendag menyampaikan bahwa industri kecantikan nasional memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing di pasar global. Potensi tersebut didukung oleh keberadaan industri kosmetik dalam negeri yang didominasi industri kecil dan menengah (IKM).
Wamendag menekankan pentingnya penguatan daya saing produk kecantikan lokal melalui peningkatan kualitas, pemenuhan sertifikasi, penguatan identitas merek, serta inovasi desain kemasan.
Selain penguatan pasar domestik, Wamendag juga menyoroti peluang ekspor produk kecantikan Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor produk beauty and personal care Indonesia pada 2025 mencapai USD 2,05 miliar, tumbuh 16,19 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kementerian Perdagangan terus mendorong penguatan ekosistem perdagangan melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, jaringan ritel, dan platform digital.
Pada kesempatan tersebut, Wamendag didampingi oleh Direktur Bina Usaha Perdagangan, Franciska Simanjuntak.