Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti menyampaikan keynote speech pada talkshow bertajuk “Menembus Hambatan, Menjaga Pasar Ekspor bagi UMKM: Kisah Sukses Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha” di rangkaian acara Trade Expo Indonesia ke-41 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Jumat (16 Okt).
Dalam paparannya, Wamendag menyampaikan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan agar pelaku usaha Indonesia tidak hanya mampu menembus pasar global, tetapi juga mampu mempertahankan akses pasar yang telah diraih.
Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Pengamanan Perdagangan (DPP) mendorong penguatan Sistem Peringatan Dini (Early Warning System/EWS) untuk mendeteksi potensi penerapan trade remedies dan hambatan perdagangan oleh negara mitra sejak awal. Sistem ini diharapkan membantu pemerintah dan dunia usaha mengidentifikasi risiko, menyiapkan langkah pencegahan, serta menyusun strategi respons tanggapan yang tepat dan terkoordinasi.
Talkshow ini menghadirkan pembicara Direktur Fasilitasi Ekspor Dan Impor, Bayu Wicaksono Putro; Atase Perdagangan RI untuk Turki, Banny R. Ramadhani; Atase Perdagangan RI untuk India, Mohamad Iqbal Djamil; Ketua Umum APKINDO, Bambang Soepijanto, Trade Remedy Manager APP Group, Vito Agnar Rizaly, lawyer dari Bundjamin & Partners Law Offices, Erry Bundjamin.
Turut hadir, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Tommy Andana; dan Direktur Pengamanan Perdagangan, Reza Pahlevi Chairul.
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan Kemendag terhadap program From Local to Global yang mendorong pelaku usaha dalam negeri, khususnya UMKM, untuk menembus pasar global. Upaya ini bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu peningkatan literasi dan kepatuhan terhadap regulasi perdagangan internasional, penguatan daya saing dan ketahanan industri dalam negeri, serta penguatan kolaborasi untuk menjaga akses pasar ekspor. Selain itu, Sebanyak 46 mahasiswa BINUS University Bekasi turut hadir dalam kegiatan ini. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk memahami dinamika perdagangan internasional, tantangan dalam akses pasar ekspor, serta peran pemerintah dalam melindungi kepentingan eksportir Indonesia.