Menteri Perdagangan, Budi Santoso menjadi narasumber pada Gelar Wicara (Talkshow) "Kebijakan Peningkatan Kapasitas Sektor Rill dalam Memperoleh Akses Produk Keuangan" yang berlangsung di Jakarta, Senin (25 Mei). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pada kesempatan ini, Mendag Busan menyampaikan bahwa Kementerian Perdagangan memiliki tiga program prioritas dalam menggerakkan ekonomi nasional, yaitu Pengamanan Pasar Dalam Negeri, Perluasan Pasar Ekspor, dan Dari Lokal Untuk Global.
Dalam upaya melindungi pasar dalam negeri, Kemendag melakukan pengawasan barang beredar dan penyelidikan pada Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) dan Bea Masuk Tindakan Pengamanan/safeguard (BMTP).
Pada perluasan ekspor, Kemendag membuka akses produk Indonesia ke pasar global melalui berbagai perjanjian perdagangan. Saat ini, sebanyak 20 perjanjian yang telah diimplementasikan, 15 perjanjian dalam proses ratifikasi, dan 11 perjanjian yang masih dalam proses perundingan.
Selanjutnya, pertumbuhan dan akselerasi ekspor dijalankan melalui program "Dari Lokal Untuk Global". Kemendag mendorong pelaku usaha untuk dapat naik kelas hingga masuk ke pasar global, salah satunya mengikuti business matching dan business pitching yang difasilitasi oleh perwakilan perdagangan di luar negeri.
Hadir juga sebagai narasumber, Menteri UMKM, Maman Abdurrahman; Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono; dan Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono.