Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Sekretaris Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres), Muhammad Qodari meluncurkan Program Penguatan Branding 500 Brand Go Global yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, pada Sabtu (17 Okt). Peluncuran ini merupakan bagian dari rangkaian Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang berlangsung pada 14-18 Oktober 2026.
Mendag Busan menyampaikan bahwa produk Indonesia memiliki potensi besar, baik di pasar dalam negeri maupun luar negeri. Melalui branding yang kuat, produk UMKM tampil lebih menonjol dan berdaya saing, serta dapat menjadi jembatan menuju pasar global.
Mendag menambahkan, program ini sejalan dengan tiga program prioritas Kemendag, yaitu Pengamanan Pasar Dalam Negeri, Perluasan Pasar Ekspor, dan Dari Lokal Untuk Global. Program ini merupakan hasil kolaborasi Kemendag dengan Arrbey Branding untuk memperkuat brand UMKM agar semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Muhammad Qodari mengapresiasi upaya Kemendag dan Arrbey Branding dalam membantu UMKM memperkuat branding produk agar semakin dikenal dan diminati, baik di pasar domestik maupun internasional.
Mendag Busan juga turut menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara BPSDMP dengan Gabungan Produsen Makan Minuman Indonesia (GAPMMI) tentang peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam rangka akselerasi ekspor produk makanan dan minuman.