Produk yang diekspor berupa 2.300 boks makanan basah dalam kaleng (canned wet food), 11.200 boks pasta dalam kemasan (pouch pâté), serta 12.000 boks daging kaldu dalam kemasan (pouch chunk in gravy). Mendag mengungkapkan, ekspor perdana ini menunjukkan daya saing produk pet food Indonesia semakin diperhitungkan.
Mendag mengajak eksportir pet food untuk semakin meningkatkan ekspor dengan memanfaatkan berbagai perjanjian dagang yang dimiliki Indonesia dengan negara-negara mitra. Pasar-pasar negara tujuan telah dibuka melalui Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), Indonesia-Australia CEPA, dan Indonesia-Chile CEPA.
Mendag juga mengajak para pelaku usaha melihat peluang yang terbuka dari Indonesia-European Union CEPA yang telah selesai secara substansial. Melalui perjanjian itu, akan terbuka pasar di 27 negara Uni Eropa dengan jumlah penduduk lebih dari 400 juta jiwa.
Pada kesempatan, Mendag didampingi oleh Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Iqbal Shoffan Shofwan; Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer, Miftah Farid dan Kepala Biro Hubungan Masyarakat, N.M. Kusuma Dewi.
.
Menteri Perdagangan, Budi Santoso melakukan pelepasan ekspor produk makanan hewan milik PT Evo Manufacturing Indonesia (EMI) ke Filipina dengan nilai USD 176 ribu di Kabupaten Banyuasin, Sumatra Selatan, Kamis (12 Feb).