Kementerian Perdagangan melepas ekspor berbagai produk unggulan industri kecil dan menengah (IKM) dengan total nilai mencapai Rp1,7 miliar dalam rangkaian Surabaya Industrial & Labour Festival 2026 di Grand City Convention Hall, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (8 Apr). Pelepasan ekspor tersebut dipimpin Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor, Bayu Wicaksono Putro.
Produk yang diekspor mencakup fesyen, furnitur, batik, alas kaki, home decor, serta makanan olahan dan snack, dengan negara tujuan antara lain Singapura, Australia, Jepang, Hong Kong, Filipina, dan Uni Emirat Arab.
Pada kesempatan yang sama, Kemendag juga turut menyaksikan penandatanganan Letter of Intent (LoI) yang melibatkan 36 IKM dengan potensi transaksi mencapai USD 2,7 juta.
Pelepasan ekspor dan penandatanganan LoI ini menjadi bukti nyata bahwa produk lokal Indonesia semakin berdaya saing dan mampu menembus pasar global. Kemendag berkomitmen untuk terus memperluas akses pasar ekspor serta mendorong pelaku usaha, khususnya IKM, agar naik kelas dan kompetitif di tingkat internasional.
Sebelumnya, sebagai bagian dari penguatan kapasitas pelaku usaha, Kementerian Perdagangan melalui Export Center Surabaya telah menyelenggarakan kegiatan Coaching Clinic pada 30–31 Maret 2026 guna mempersiapkan pelaku usaha agar siap memasuki pasar ekspor.
,