Menteri Perdagangan, Budi Santoso melepas ekspor 20 ton gula kelapa produksi PT Integral Mulia Cipta (IMC) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Kamis (25 Jun). Ekspor senilai USD46 ribu atau setara Rp822,48 juta tersebut akan dikirim ke Chicago, Amerika Serikat.
Mendag Busan menyampaikan bahwa pelaku usaha dapat memanfaatkan berbagai fasilitas perdagangan yang disediakan pemerintah untuk mengembangkan usaha dan memperluas akses ke pasar global. Pelaku usaha juga dapat mengikuti penjajakan bisnis (business matching) serta memanfaatkan Surat Keterangan Asal (SKA) guna memperoleh fasilitas pengurangan atau pembebasan bea masuk di negara tujuan ekspor.
Mendag Busan turut mengajak para pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang akan diselenggarakan pada 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten. Melalui TEI, pelaku usaha dapat mempromosikan produk, memperluas jaringan bisnis, serta menjajaki peluang kerja sama dengan calon pembeli dari berbagai negara.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengapresiasi dukungan Kementerian Perdagangan dalam mendorong peningkatan ekspor pelaku usaha di daerah. Pemerintah Kabupaten Banyumas berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif guna mendukung pertumbuhan ekspor daerah.
PT IMC merupakan produsen gula kelapa yang beroperasi sejak 2012. Hingga saat ini, PT IMC telah menembus 56 negara tujuan ekspor di kawasan Amerika, Asia, Eropa, Afrika, dan Australia. PT IMC juga bermitra dengan 5.000 mitra pemasok bahan baku, termasuk petani dari Banyumas, Purbalingga, Kebumen, dan Cilacap.
Pada kesempatan ini, Mendag didampingi oleh Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Tommy Andana dan Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer, Miftah Farid.