Program yang pertama kali diluncurkan di Jembrana, Bali, pada 9 September 2025 tersebut dinilai sebagai inisiatif strategis yang mendorong transformasi desa melalui pengembangan potensi produk unggulan lokal.
Mendag mengungkapkan, melalui kolaborasi lintas sektor, Program Desa BISA Ekspor telah memetakan potensi ribuan desa, memberikan pendampingan kepada pelaku usaha, serta membuka akses ke pasar global.
.
Pada kesempatan, Mendag didampingi oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi; Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer, Miftah Farid dan Kepala Biro Hubungan Masyarakat, N.M. Kusuma Dewi.
Menteri Perdagangan, Budi Santoso menerima Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori "Penggerak Transformasi Ekonomi Desa Mandir" pada ajang detikBali-Nusra Awards 2026 di Kabupaten Badung, Bali, Jumat, (3 Jul). Penghargaan diserahkan langsung oleh Chairman CT Corp, Chairul Tanjung.
Penghargaan "Penggerak Transformasi Ekonomi Desa Mandiri" dianugerahkan kepada Mendag atas langkahnya dalam menggagas dan meluncurkan Program Desa BISA (Berani Inovasi, Siap Adaptasi) Ekspor.