Menteri Perdagangan, menerima audiensi Futra Export di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (15 Jun). Pertemuan ini membahas berbagai upaya pengembangan ekspor, mulai dari pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penjajakan bisnis (business matching), hingga peningkatan kapasitas pelaku usaha agar siap menembus pasar ekspor.
Futra Export merupakan platform dan ekosistem pendampingan ekspor berbasis sistem yang berfokus dalam mencetak eksportir baru yang siap bersaing di pasar global.
Mendag Busan menyampaikan bahwa Kemendag memiliki Program Campuspreneur yang bertujuan dalam mendorong mahasiswa menjadi wirausaha muda dan mampu ekspor ke pasar global. Program ini dilaksanakan melalui bersinergi dengan perguruan tinggi dalam memberikan pendampingan, pelatihan, hingga business matching.
Peserta Campuspreneur yang terpilih dapat memperoleh kesempatan untuk mengikuti Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Pameran tersebut akan berlangsung pada 14-18 Oktober 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten. Melalui kegiatan tersebut, peserta dapat memperluas jaringan usaha dan mengenalkan produknya kepada calon pembeli dari berbagai negara.
Pada kesempatan ini, Mendag didampingi oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi dan Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor, Bayu Nugroho.