Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengunjungi UMKM Nuansa Art di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15 Jan).
Pada kunjungan ini, Mendag berdialog dengan pelaku usaha untuk mengetahui proses produksi, tantangan ekspor, serta kebutuhan peningkatan kapasitas usaha. Sejumlah tantangan yang disampaikan antara lain mekanisme ekspor yang masih melalui pihak ketiga dan kenaikan harga bahan baku tembaga yang berdampak pada daya saing produk.
Mendag menyampaikan, Kemendag membuka ruang kolaborasi melalui program peningkatan daya saing, seperti Export Coaching Program, Klinik Desain IDDC, pitching dan business matching, serta fasilitasi promosi dalam dan luar negeri. Dukungan ini diharapkan memperkuat posisi UMKM kerajinan logam nasional di pasar global sekaligus mendorong ekspor berbasis potensi daerah.
Nuansa Art merupakan UMKM kerajinan logam yang berdiri sejak tahun 2000 dan telah menembus pasar internasional, antara lain Malaysia, India, Amerika Serikat, dan Belanda.
Pada kesempatan tersebut, Mendag didampingi oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Putodewi dan Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer, Miftah Farid.
,