Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan meninjau operasionalisasi 3 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (13 Okt). Peninjauan dilakukan di tiga titik KDKMP, yaitu Purbayan, Kadilangu, dan Menuran.
Pemantauan langsung dua menteri ke KDKMP di Sukoharjo kali ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk melihat perkembangan pelaksanaan program KDKMP, sekaligus mengidentifikasi hal-hal yang perlu ditindaklanjuti guna lebih mendorong optimalisasi proses operasionalisasi Koperasi Merah Putih.
Mendag Busan mengatakan, keberadaan KDKMP dapat lebih memudahkan dan mendekatkan kepada masyarakat dalam menjangkau barang kebutuhan pokok (bapok) sekaligus menjaga keterjangkauan harga. Oleh karena itu, ia menegaskan, operasionalisasi KDKMP perlu didukung ketersediaan pasokan bapok secara kontinu dengan harga yang terjangkau sesuai ketentuan pemerintah.
Peninjauan KDKMP di Sukoharjo ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pemantauan oleh Para Menteri terhadap 107 KDKMP yang telah beroperasi di seluruh Indonesia. Peninjauan ke seluruh KDKMP ini dilakukan untuk memastikan efektivitas operasional koperasi, ketersediaan barang kebutuhan masyarakat, serta pelaksanaan tugas manajer dalam mengelola kegiatan usaha koperasi.
Menko Zulhas menegaskan, keberadaan KDKMP perlu diikuti dengan operasionalisasi yang nyata agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Ia menekankan, KDKMP bukan sekadar tempat berjualan, tetapi infrastruktur ekonomi desa yang harus benar-benar beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani; Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal S. Shofwan; Sekretaris Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Bambang Wisnubroto; dan Direktur Bina Pasar Dalam Negeri, Nawandaru Dwi Putra.