Menteri Perdagangan, Budi Santoso menggelar media briefing tentang capaian 2025 dan program kerja Kementerian Perdagangan Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Kemendag, Jakarta, Jumat (6 Feb).
Mendag mengungkapkan, Indonesia berhasil mencatatkan surplus neraca perdagangan di tengah tantangan proteksionisme global dan penurunan harga komoditas utama. Kinerja ini sekaligus memberikan optimistisme dalam menghadapi tantangan perdagangan global pada 2026.
Mendag juga menyampaikan, capaian 2025 meliputi tiga program utama yaitu Pengamanan Pasar Domestik, Perluasan Pasar Ekspor, serta Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor).
Dalam paparannya, Mendag optimistis terhadap prospek kinerja perdagangan Indonesia pada 2026 meskipun menghadapi berbagai tantangan global. Berdasarkan proyeksi sejumlah lembaga internasional, pertumbuhan ekonomi dan perdagangan dunia diproyeksikan masing-masing sekitar 3,1 persen dan 2,6 persen hingga 2027.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti; Para Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di Lingkungan Kemendag; serta para awak media.
.