Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengunjungi SMK NU Banat, Kudus, Jawa Tengah, Kamis (12 Mar). Kunjungan ke sekolah ini merupakan serangkaian kunjungan kerja Mendag ke Kudus.
Mendag Busan mengajak para siswa untuk berpartisipasi mendorong penggunaan produk lokal melalui program Gerakan Kamis Pakai Lokal (Gaspol) yang diinisiasi oleh Kemendag. Ajakan Program Gaspol memberikan efek berganda bagi ekonomi domestik, termasuk dalam mendorong rasio kewirausahaan melalui produk-produk hasil keahlian tertentu seperti fesyen yang permintaannya tinggi di dalam negeri.
Mendag Busan menambahkan, Kudus memiliki potensi yang besar, baik dari sisi industri maupun kreativitas generasi muda. Melalui sinergi antara dunia pendidikan, dunia usaha, dan pemerintah, sektor jasa bisnis dari daerah dapat menembus pasar nasional hingga internasional.
SMK NU Banat Kudus merupakan Sekolah Menengah Kejuruan yang berfokus pada tata busana dan mencetak calon desainer fesyen dan entrepreneur muda. SMK NU Banat Kudus merupakan sekolah binaan Bakti Pendidikan Djarum Foundation.
Mendag berkesempatan meninjau fasilitas studio fesyen yang merupakan tempat siswi-siswi berkarya dalam membuat desain atau model baju. Selain itu, Mendag juga meninjau showroom yang menampilkan hasil karya siswi-siswi yang pernah diikutkan dalam berbagai pameran fesyen.
Mendag berkesempatan meninjau fasilitas studio fesyen yang merupakan tempat siswi-siswi berkarya dalam membuat desain atau model baju. Selain itu, Mendag juga meninjau showroom yang menampilkan hasil karya siswi-siswi yang pernah diikutkan dalam berbagai pameran fesyen.