Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti menjadi pembicara utama pada Kompetisi Pelaku Usaha Jagoan Pencari Cuan (PUJAAN) Vol. 5 yang diselenggarakan oleh BukaLapak di Jakarta, Selasa (27 Okt).
Wamendag Roro menegaskan bahwa UMKM tidak hanya sebagai penggerak ekonomi keluarga, tetapi juga sebagai pilar penting dalam perekonomian nasional. Sebanyak 64,5 persen pelaku UMKM di Indonesia merupakan perempuan. Angka ini menunjukkan peran strategis perempuan dalam menggerakkan perekonomian sekaligus memperkuat fondasi ekonomi nasional.
Wamendag Roro menyampaikan bahwa pelaku UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan akses permodalan dan pasar hingga kemampuan pengelolaan usaha serta pemahaman digital. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, dan mitra lainnya.
Wamendag Roro mengajak pelaku UMKM untuk terus belajar dan beradaptasi, bijak mengelola keuangan usaha, serta menjadi pelaku usaha digital yang cerdas. Ketiga hal tersebut menjadi bekal bagi UMKM untuk menjalani transformasi digital, meningkatkan daya saing, dan memanfaatkan peluang di pasar global yang terus berkembang.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kemenekraf, Muhammad Neil El Himam; Plt. Direktur Umum PT Bukalapak.com, Natalia Firmansyah; Direktur PT Bukalapak.com, Victor Putra Lesmana; Direktur Perdagangan Melalui Sistem Elektronik dan Perdagangan Jasa, Dwinanto Rumpoko; dan Kepala Pusat Pengembangan Literasi Digital BPSDM Komdigi, Rizki Ameliah.