Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi, menjadi narasumber pada Indonesia–China Trade Investment Forum 2026 di Beijing, Tiongkok, Rabu (1 April). Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Maman Abdurrahman.
Indonesia–China Trade Investment Forum merupakan langkah strategis untuk memperkuat hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Tiongkok, sekaligus membuka peluang kemitraan bisnis yang lebih luas di pasar global.
Pembahasan dalam forum berfokus pada penguatan akses pasar, peningkatan investasi bilateral, pengembangan rantai pasok global, serta identifikasi peluang kerja sama konkret antara pelaku usaha kedua negara. Kegiatan ini juga menjadi platform strategis untuk business networking antara investor, buyer, dan distributor utama dari Indonesia dan Tiongkok.
Dalam forum tersebut, Dirjen PEN menekankan besarnya potensi Indonesia sebagai mitra strategis, khususnya melalui pemanfaatan sumber daya alam di sektor agrikultur dan perikanan yang didukung oleh peningkatan nilai tambah serta daya saing produk ekspor.
Forum ini diikuti sekitar 130 peserta dengan antusiasme tinggi, mencerminkan besarnya minat terhadap peluang kerja sama perdagangan dan investasi. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong realisasi kemitraan bisnis yang berkelanjutan serta peningkatan ekspor Indonesia ke pasar Tiongkok.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun; Ketua ATTEC, Budihardjo Iduansjah; serta perwakilan pemerintah dan pelaku industri dari Tiongkok.