Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi selaku Council Director Indonesia pada ASEAN-Korea Centre (AKC) menghadiri Pertemuan Tahunan ke-18 Dewan AKC yang diselenggarakan di Seoul, Korea Selatan, Rabu (11 Feb).
Pertemuan ini membahas penguatan peran AKC dalam mendukung pelaku usaha ASEAN serta mempererat konektivitas perdagangan dan kemitraan ekonomi ASEAN–Korea Selatan yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Dirjen PEN menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan berbagai program AKC sepanjang 2025 serta memberikan masukan terhadap prioritas program 2026, khususnya terkait penguatan kapasitas ekspor UMKM. AKC memiliki peran strategis sebagai platform kerja sama antara negara-negara ASEAN dan Republik Korea (ROK).
Pertemuan juga menandai serah terima Chair of the Council dari Malaysia kepada Filipina untuk masa jabatan satu tahun ke depan. Selain itu, Dewan melakukan reviu program dan realisasi anggaran 2025 serta mengesahkan program dan anggaran AKC tahun 2026. Pada forum ini turut diputuskan partisipasi Timor-Leste sebagai observer di AKC.
Acara tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal AKC, Kim Jae-shin; para Council Director negara anggota ASEAN; serta Atase Perdagangan RI Tokyo, Roesfitawati.