Menteri Perdagangan, Budi Santoso melakukan dialog dengan para pelaku UMKM Banyuwangi, Jumat (28 Ags). Dialog yang diikuti 50 peserta tersebut membahas peluang dan tantangan UMKM dalam meningkatkan daya saing serta memperluas akses pasar domestik dan ekspor.
Mendag mendorong pelaku UMKM memanfaatkan program “Dari Lokal untuk Global”, khususnya UMKM BISA Ekspor dan program kemitraan. Melalui UMKM BISA Ekspor, pelaku usaha dapat terhubung dengan 46 perwakilan perdagangan Kemendag di 33 negara untuk memperoleh fasilitasi promosi, pitching, hingga business matching dengan calon buyer.
Untuk memperkuat kesiapan dan promosi produk, Kementerian Perdagangan juga menyediakan program Pilihan Busan dan Klinik Desain. Produk UMKM yang memenuhi standar ekspor berkesempatan dipromosikan kepada tamu dalam dan luar negeri serta diikutsertakan dalam pameran, sementara Klinik Desain membantu pelaku usaha meningkatkan desain dan kemasan produk secara daring dan gratis.
Mendag menegaskan pentingnya peningkatan kualitas dan pemenuhan sertifikasi agar produk UMKM semakin berdaya saing di pasar global. Kemendag siap memberikan pendampingan, termasuk dalam memenuhi persyaratan negara tujuan ekspor, sehingga semakin banyak produk UMKM Indonesia yang mampu menembus pasar internasional.
Pada kesempatan teraebut, Mendag didampingi Wakil Bupati Banyuwangi, Mujion; Sekretaris Jenderal, Isy Karim; serta Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi.