Menteri Perdagangan, Budi Santoso menghadiri CFX Crypto Conference 2026 yang diselenggarakan di Balai Kartini, Jakarta, Senin (8 Jun). Dalam kegiatan tersebut, Mendag turut ikut dalam peluncuran produk CFX.
Pada kesempatan ini, Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, menyampaikan bahwa aset kripto memiliki sejumlah manfaat dalam mendukung sistem pembayaran lintas negara. Salah satu adalah mempercepat proses pengiriman uang dari pekerja migran di luar negeri kepada keluarga yang ada di Indonesia.
Namun demikian, Hashim juga menegaskan bahwa aset kripto memiliki risiko yang perlu diawasi secara ketat, salah satunya potensi penyalahgunaan untuk praktik pencucian uang (money laundering). Oleh karena itu, pelaku industri, aparat penegak hukum, hingga lembaga pengawas perlu memperkuat pengawasan agar aset kripto tidak digunakan untuk kegiatan ilegal.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun; Deputi Gubernur Bank Indonesia, Thomas Djiwandono; Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria; dan Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi.
Pada kesempatan ini, Mendag didampingi oleh Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Tirta Karma Sanjaya.