Search

Tinjau Pasar Kuala Simpang di Aceh Tamiang, Mendag Busan Dorong Percepatan Pemulihan Pasar Terdampak Bencana

  Dengarkan Berita Ini

Kabupaten Aceh Tamiang, 9 Januari 2026 – Menteri Perdagangan Budi Santoso meninjau secara langsung proses pemulihan Pasar Kuala Simpang di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh pada Jumat, (9/1). Ia mengatakan, Kementerian Perdagangan terus fokus pada pemulihan pasar-pasar terdampak untuk kembali menggerakkan ekonomi masyarakat pascabencana. Pasar Kuala Simpang merupakan salah satu pasar rakyat yang terdampak bencana banjir pada November 2025.

“Hari ini kami telah mengecek kondisi Pasar Kuala Simpang. Sejumlah pedagang sudah mulai berjualan. Sembari proses pembersihan pasar terus dilakukan, kami terus memastikan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) di wilayah terdampak bencana terus terjaga,” ujar Mendag Busan.

Pasar Kuala Simpang merupakan pasar terbesar yang menjadi pusat perdagangan masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang. Pasar yang berdiri sejak 1982 ini menampung sebanyak 295 pedagang yang terdiri atas 156 pedagang los dan 139 pedagang kios.

Untuk mendukung percepatan pemulihan Pasar Kuala Simpang, pada Rabu, (31/12), Kemendag melalui Program Kemendag Peduli menyerahkan bantuan berupa 100 unit tenda darurat untuk menjadi tempat berjualan para pedagang selama proses pemulihan berjalan. “Perdagangan di Pasar Kuala Simpang sedang berusaha untuk berjalan kembali dengan 80 persen pedagang sudah mulai beraktivitas. Aktivitas ini berjalan paralel dengan pembersihan pasar,” imbuh Mendag Busan.

Selain Pasar Kuala Simpang, Kemendag melalui Kemendag Peduli telah menyerahkan bantuan ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada (1/12), (13/12), dan (22/12). Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana pegawai Kemendag, pelaku usaha, dan masyarakat umum.

Kemendag berkoordinasi dengan pemerintah daerah, distributor, dan asosiasi pelaku usaha untuk memastikan distribusi bapok di wilayah terdampak bencana lancar dan tersedia. Hingga saat ini, stok bapok seperti daging ayam, telur, cabai keriting, dan cabai rawit terpantau terkendali karena mendapat pasokan dari Takengon dan Medan.

Sementara itu, Kemendag telah menyurati Bulog dan ID Food untuk segera mengisi pasokan minyak goreng MINYAKITA dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke daerah terdampak bencana.


  • Share