Search

Transaksi Harbolnas 2025 Lampaui Target, Capai Rp36,4 Triliun

  Dengarkan Berita Ini

Transaksi Harbolnas 2025 mencapai Rp36,4 triliun, naik 17% dari 2024, melampaui target. Produk lokal berkontribusi 45,6%, didukung 1.300 pelaku usaha.

Pedagang memasarkan produk sepatu melalui siaran langsung platform penjualan daring di pasar Tanah Abang, Jakarta, Selasa (12/12/2023). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat nilai transaksi dari program belanja daring Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2025 mencapai Rp36,4 triliun. 

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyampaikan bahwa nilai tersebut mencerminkan kenaikan transaksi sekitar 17% dibandingkan tahun sebelumnya yang senilai Rp31,2 triliun. Jumlah ini juga melampaui target transaksi pada rentang Rp33 triliun hingga Rp34 triliun. 

“Dalam penyelenggaraan tahun ini, Harbolnas 2025 mencetak total transaksi sebesar Rp36,4 triliun atau meningkat 17% dibanding total transaksi tahun lalu. Harbolnas berhasil membuktikan perayaan belanja dapat menjadi momentum strategis, yaitu sebagai stimulus dalam meningkatkan daya beli masyarakat jelang akhir tahun,” kata Budi dalam keterangan resmi, Senin (5/12/2025). 

Lebih lanjut, dia juga menyoroti kontribusi transaksi produk lokal dalam Harbolnas 2025 yang mencapai 45,6% dari total transaksi, atau setara Rp16,6 triliun. Nilai itu meningkat sekitar 3% atau sebesar Rp500 miliar dibandingkan dengan penyelenggaraan Harbolnas 2024.

Menurut Budi, tiga kategori produk lokal yang paling banyak diminati oleh konsumen adalah fesyen dan pakaian olahraga, produk perawatan diri, serta produk makanan dan minuman. 

Dari sisi pelaku usaha, sebanyak 1.300 pelaku usaha turut berpartisipasi dalam Harbolnas. Mereka terdiri atas pedagang alias merchant, ritel daring, hingga penyedia layanan lokapasar atau marketplace.

“Pemerintah akan terus mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan momentum belanja daring seperti ini. Caranya adalah dengan mendorong peningkatan kualitas produk, perluasan jangkauan pasar, serta penguatan kapasitas digital agar mampu bersaing secara berkelanjutan,” tandas Mendag. 

Adapun, program belanja daring ini diselenggarakan pada 10–16 Desember 2025 lalu. Dari 7 hari penyelenggaraan, sebanyak 6 hari difokuskan terhadap promosi produk lokal. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berharap Harbolnas dapat menjadi motor pendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat ekosistem perdagangan digital nasional. 

“Saya mematok target saja Rp35 triliun [dari Harbolnas 2025],” kata Airlangga dalam acara peluncuran Harbolnas 2025 di Gandaria City, Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2025) lalu.

Penulis : Reyhan Fernanda Fajarihza

** Tulisan ini berasal dari tautan berikut ini. (bisnis.com)

  • Share