Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso dalam jumpa pers peluncuran BINA Lebaran 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat (6/3/2026). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)
Jakarta (ANTARA) - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menjamin stabilisasi harga dan pasokan bahan kebutuhan pokok masyarakat menjelang Hari Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Pemerintah akan menjamin stabilisasi harga dan pasokan bahan kebutuhan pokok terutama menjelang Lebaran,” kata Mendag Budi dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Busan itu mengatakan bahwa Kementerian Perdagangan memiliki Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang aktif diperbarui dan dipantau secara daring.
Berdasarkan pemantauan langsung dan daring, Mendag mengatakan sejauh ini harga dan stok bahan kebutuhan pokok relatif terjaga.
“Kami ada SP2KP, ya, Sistem Pemantauan Harga Pasar, dan kami lihat hampir setiap hari harga-harga relatif stabil dan pasokan juga terjamin,” ujar dia.
Melalui sistem tersebut, Kemendag dapat menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah hingga pemasok guna mencegah harga dan stok pangan tetap dalam kondisi stabil.
Menurut dia, dengan pemantauan secara langsung dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan integrasi data secara daring, diharapkan jika terdapat masalah di lapangan, bisa segera dicarikan solusinya.
Selain itu, Mendag mengatakan, kunjungan langsung ke pasar rakyat juga merupakan upaya untuk memberikan kepastian tersendiri bagi masyarakat terkait ketersediaan bahan pokok serta harganya tidak melampaui harga eceran tertinggi (HET).
“Beberapa hari kami juga melakukan kunjungan ke pasar-pasar rakyat untuk melihat secara langsung, karena dengan kita datang ke pasar rakyat, sebenarnya secara psikologis bisa memengaruhi pedagang untuk tidak menaikkan harga," kata Mendag Busan.
"Dan setelah kami lihat ternyata harga-harga barang cukup bagus, kebanyakan masih di bawah HET atau mendekati HET,” ujar dia menambahkan.
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
** Tulisan ini berasal dari tautan berikut ini. (antaranews.com)