Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti memberikan sambutan pada pembukaan Pakistan Edible Oil Conference (PEOC) ke-8 di Karachi, Pakistan, Sabtu (10 Jan).
Wamendag RI menyatakan, minyak sawit merupakan komoditas utama ekspor Indonesia ke Pakistan dan berperan penting dalam menjaga hubungan perdagangan kedua negara. Indonesia juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan Pakistan di luar sektor minyak sawit.
Wamendag RI juga menegaskan komitmen Indonesia untuk tetap menjadi pemasok minyak sawit yang andal dan stabil bagi Pakistan di tengah dinamika global. Indonesia berupaya memastikan kebutuhan minyak sawit Pakistan dapat terpenuhi secara konsisten, terprediksi, dan transparan dalam jangka panjang.
Selain itu, Mendag Pakistan Jam Kamal Khan mengatakan dengan kehadiran Indonesia di PEOC merupakan sinyal positif untuk peningkatan hubungan dagang Indonesia-Pakistan.
Pakistan merupakan tujuan ekspor minyak sawit terbesar ketiga Indonesia setelah Tiongkok dan India dengan nilai mencapai USD 2,77 miliar pada 2025.
Dalam agenda ini Wamendag RI didampingi Duta Besar RI Islamabad Chandra W. Sukotjo, Direktur Perundingan Antar-Kawasan dan Organisasi Internasional Kemendag Natan Kambuno, dan Konsul Jenderal RI Karachi Mudzakir.