Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti menyampaikan pidato sambutan pada Indonesia Food and Beverage Trade Promotion di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (11 Agt).
Forum ini mengambil tema "Indonesia FnB Go Global: Seberapa Jauh Kita Bisa?" dan dihadiri para pelaku usaha di industri makanan dan minuman.
Dalam sambutannya, Wamendag menyampaikan, sektor industri makanan dan minuman menjadi pilar penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional, dan menjadi garda terdepan dalam memperkuat daya saing dan citra produk Indonesia di pasar global.
Wamendag juga memaparkan langkah Kemendag dalam meningkatkan ekspor industri makanan dan minuman, seperti fasilitasi business networking; penguatan diplomasi perdagangan bilateral; dan penetrasi pasar melalui pameran internasional.
Pada tahun 2025, nilai pasar F&B dunia menembus USD 512 miliar, dan nilai ekspor makanan olahan Indonesia mencatatkan angka sebesar USD 6,25 miliar.
Turut mendampingi, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi; dan Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer, Miftah Farid.