Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi bertemu dengan Rektor Universitas Airlangga (UNAIR), Muhammad Madyan di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (9 Sep).
Dirjen PEN menyampaikan, Kementerian Perdagangan mendorong perguruan tinggi berperan lebih aktif dalam mencetak wirausaha sekaligus mengembangkan hasil riset dan inovasi menjadi produk bernilai tambah serta berorientasi ekspor.
Pemerintah menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memperkuat ekosistem ekspor nasional. Penguatan kontribusi ekspor terhadap perekonomian perlu terus didorong, antara lain melalui pengembangan produk bernilai tambah.
Rektor UNAIR menyampaikan bahwa perguruan tinggi terus membekali mahasiswa dengan kewirausahaan sejak semester awal untuk mendorong penciptaan usaha dan lapangan kerja. Upaya itu diperkuat melalui pengembangan unit bisnis dan pemasaran produk. Rektor juga berharap penyederhanaan regulasi dapat mendukung ekosistem inovasi dan mempercepat hilirisasi hasil riset.
Dalam pertemuan tersebut, Rektor UNAIR juga memaparkan sejumlah hasil inovasi yang telah memiliki paten dan berpotensi dikembangkan menjadi produk komersial. Kemendag dan UNAIR sepakat pentingnya sinergi pemerintah dan perguruan tinggi untuk mendorong hilirisasi inovasi, pengembangan kewirausahaan mahasiswa, serta perluasan akses produk Indonesia ke pasar global.