Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti melakukan pertemuan bilateral dengan Parliamentary Secretary of Trade of Canada, Yasir Naqvi pada rangkaian Pertemuan ke-32 Menteri Perdagangan Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC Ministers Responsible for Trade/APEC MRT) 2026, di Suzhou, Tiongkok, Sabtu (23 Mei).
Fokus utama pertemuan ini yaitu membahas langkah strategis implementasi dan optimalisasi pemanfaatan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) yang telah disepakati kedua negara. Dari sisi Indonesia, rencana pengesahan ICA-CEPA telah tuntas dibahas dan disetujui oleh DPR RI melalui rapat kerja antara Menteri Perdagangan bersama Komisi VI DPR RI pada 19 Mei 2026 lalu. Tahapan serupa juga telah diselesaikan oleh pihak Kanada melalui badan legislatif mereka.
Wamendag menegaskan bahwa Kanada merupakan mitra dagang dan investasi yang sangat strategis bagi Indonesia. Melalui kerangka ICA-CEPA, kedua negara sepakat untuk mempercepat integrasi rantai pasok global, khususnya pada sektor-sektor seperti teknologi dan ketahanan pangan.
Merespons hal tersebut, Yasir Naqvi mengapresiasi perkembangan yang telah terwujud. Pihaknya menggarisbawahi bahwa Pemerintah Kanada memandang Indonesia sebagai jangkar ekonomi yang penting di kawasan Asia Tenggara. Pihaknya optimistis pemanfaatan ICA-CEPA akan menjadi katalisator kuat dalam mendiversifikasi pasar dan meningkatkan volume perdagangan bilateral secara signifikan di tengah tantangan geopolitik global.