Menteri Perdagangan RI Budi Santoso menghadiri Sesi I Pertemuan Menteri Perdagangan G20 (G20 Trade Ministers’ Meeting/TMM) di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat (AS), Rabu (30 Sep). Sesi tersebut mengusung tema “Weaponization of Food through Coercive Trade Actions”.
Mendag Busan mendorong aksi bersama untuk memperkuat ketahanan pangan dan akses pangan secara berkelanjutan bagi masyarakat global. Komoditas pangan harus menjadi fondasi martabat manusia. Pangan tidak boleh dijadikan instrumen pemaksaan. Mendag Busan menegaskan bahwa tugas kita jelas yaitu mengatasi perbedaan, memperkuat kerja sama pragmatis, dan memastikan pangan tetap menjadi jembatan antarbangsa.
Sementara itu, Perwakilan Dagang AS (USTR), Duta Besar Jamieson Greer, menegaskan dalam sambutannya bahwa perdagangan pangan, produk pertanian, dan input pertanian tidak dapat digunakan sebagai instrumen tekanan ekonomi atau politik. Hal ini dapat mendistorsi persaingan dan mengikis kepercayaan terhadap sistem perdagangan global.
Pada pertemuan tersebut, turut mendampingi Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan RI, Johni Martha.