Menteri Perdagangan, Budi Santoso memberikan sambutan kunci pada Regional Learning Forum on Sustainable Commodities di Jakarta, Kamis (27 Agt). Forum ini dihadiri para pemangku kepentingan sektor kakao dan kelapa sawit dari dalam dan luar negeri, antara lain pemerintah, asosiasi, pelaku usaha, eksportir, dan akademisi.
Dalam sambutannya, Mendag menyampaikan bahwa Indonesia terus mendorong peningkatan nilai tambah komoditas kakao dan kelapa sawit untuk memperkuat daya saing produk Indonesia di tengah persaingan pasar global.
Indonesia juga memiliki potensi besar untuk memperkuat posisi di pasar kakao premium. Hal ini didukung pengakuan Organisasi Kakao Internasional (International Cocoa Organization/ICCO) terhadap kakao Indonesia sebagai fine flavour cocoa, serta upaya peningkatan kualitas, inovasi, dan penerapan praktik produksi yang berkelanjutan.
Mendag menegaskan, kerja sama dan perjanjian perdagangan internasional menjadi salah satu upaya Indonesia untuk memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk nasional. Saat ini, Indonesia terus memperkuat kerja sama perdagangan dengan berbagai negara dan kawasan.
Melalui berbagai upaya tersebut, Mendag berharap produk-produk Indonesia, termasuk kakao dan kelapa sawit, semakin memiliki nilai tambah dan berdaya saing di pasar global.
Turut mendampingi Mendag Busan pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Tommy Andana.