Menteri Perdagangan, Budi Santoso mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menghadiri acara Green and Smart Port Initiatives (GSPI) ASRI 2026 di Dermaga C Pelabuhan Petrokimia Gresik, Gresik, Jawa Timur, Rabu (15 Juli).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong transformasi pelabuhan yang lebih efisien, transparan, digital, dan berkelanjutan guna memperkuat sistem logistik pangan nasional yang andal.
Dalam sambutannya, Menko Pangan menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen dalam penyediaan pangan nasional menuju swasembada dan ketahanan pangan pada 2027. Swasembada pangan yang tercantum dalam Asta Cita kedua menjadi salah satu prioritas utama Kabinet Merah Putih.
Pada kesempatan tersebut, Mendag menyerahkan penghargaan Green and Smart Port 2025 kepada PT Pelindo Petikemas Terminal Petikemas (TPK) Banjarmasin sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dalam menerapkan prinsip pelabuhan yang ramah lingkungan, modern, dan berkelanjutan.
Kemendag berharap implementasi Green and Smart Port dapat menjadi katalis percepatan transformasi sektor kepelabuhanan nasional menuju pelabuhan yang lebih efisien, berkelanjutan, inovatif, dan berdaya saing global, sehingga mampu mendukung kelancaran distribusi barang serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa; Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat; Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi; Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono; Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto; Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq; Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani; Direktur Utama IDSurvey, Arisudono Soerono; serta Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Iqbal Shoffan Shofwan.